Ingatkan Tak Main Petasan: Gadis Belia Diludahi, Dijambak dan Dipukul

Kediri, koranmemo.com – Kasus penganiayaan menimpa gadis belia warga Dusun Plosolanang Desa Gambyok Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri, EKA (19). Anggota Unit Reskrim Polsek Grogol masih melakukan pemeriksaan saksi terkait kasus tersebut, dengan terlapor diketahui bernama Nur Cholis (55), yang masih saudara dengan korban, Jumat (17/5).

Kapolsek Grogol Kompol Sudadi melalui Humas Polsek Grogol Aiptu Siti Subiakti mengatakan, petugas yang melakukan penyelidikan, masih mengumpulkan beberapa bukti seperti hasil visum dan keterangan para saksi. “Untuk hasil visum masih belum selesai. Petugas juga mengupayakan untuk melakukan mediasi dari kedua belah pihak,” jelasnya, saat ditemui Koranmemo.com.

Mediasi yang dilakukan, ternyata masih belum menemui kesepakatan serta kedua belah pihak masih bersikukuh pada pendapat mereka masing-masing. Pihak korban juga meminta untuk melanjutkan perkara tersebut melalui jalur hukum. Padahal, kakek korban adalah kakak dari terlapor sehingga masih ada hubungan keluarga.

Sebelumnya, korban melaporkan kejadian tersebut pada hari Selasa (14/5) lalu, sekitar pukul 20.00 WIB ke Mapolsek Grogol. Lantaran, korban mendapat perlakuan kasar dari terlapor, bahkan sampai terkena pukulan di bagian dahi. “Peristiwanya terjadi pada hari yang sama, sekitar pukul 19.30 WIB,” sahutnya.

Kejadian ini berawal dari anak terlapor berinisial AD (11), menyulut petasan di sekitar rumahnya. Saat melempar petasan, ternyata mengarah ke rumah korban. Karena tepat disekitar jendela kamar, saat petasan berbunyi, nenek korban yang dalam keadaan sakit terkejut. Merasa khawatir dengan kondisi nenek, korban mencoba untuk menegur.

AD yang merasa bersalah, segera bersembunyi, meskipun demikian korban tetap mencoba memberikan nasihat kepada AD. Namun, saat korban memberikan nasihat, ternyata terlapor mengetahui hal tersebut setelah pulang dari musala. Merasa tidak terima anaknya dimarahi, akhirnya terjadi cek-cok antara korban dan terlapor

Terlapor yang dikuasai emosi, segera meraih kepala korban dan meludahi beberapa kali ke wajah korban. Tidak berhenti disitu, terlapor juga menjambak rambut korban dan melayangkan pukulan ke arah kepala korban. Bahkan, sempat terjadi tarik-menarik, yang menyebabkan lengan bagian kiri korban memerah seperti bekas cakaran. Peristiwa tersebut terjadi di rumah korban, yang masih satu pekarangan dengan rumah terlapor.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor : Achamd Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date