Indahnya Kebersamaan Sahur Bareng Istri Presiden ke-4 RI

Nganjuk, koranmemo.com – Sudah 18 tahun lamanya istri Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid menggelar sahur bersama saat ramadan tiba. Saat pertama kali menggelar kegiatan ini, Sinta masih menjabat sebagai Ibu Negara. Yang istimewa dari sahur bersama ini adalah digelar secara lintas agama di Pondok Pesantren Mojosari, Loceret Nganjuk, Kamis (7/6).

Sahur bersama inilah salah satu cara bagi Sinta untuk mengambil peran dalam kehidupan antar umat beragama di tanah air. Sembari sahur, wanita kelahiran Jombang ini juga bisa mengenang masa-masa indah bersama mendiang suaminya.

Dia mengisahkan, meski kerap berada jauh dari Gus Dur saat harus menjalankan kegiatan ini, Sinta selalu mendapatkan perhatian dari sang suami.

“Memelihara keberagaman di negara ini sangatlah penting. Karena Indonesia terdiri dari beragam banyak suku, bahasa dan berbagai agama tumbuh di NKRI ini,” ujarnya di hadapan peserta sahur bareng.

“Seperti kejadian bom bunuh diri di Gereja, kantor polisi dan di berbagai tempat di nusantara beberapa waktu lalu. Kejadian itu harus dijadikan pelajaran, betapa kita sebagai warga negara harus saling menghargai,” imbaunya.

Untuk sosok pemimpin Indonesia ke depan, perempuan kelahiran 8 Maret 1948 ini juga memiliki harapan. Baginya, pemimpin negeri ini ke depannya haruslah sosok yang jujur dan memperhatikan kesejahteraan masyarakat.

Pondok Mojosari adalah salah satu pondok tertua di kabupaten nganjuk. Dulu, Almarhum Gus Dur sering datang ke pondok tersebut.

“Sekarang saya kesini sendiri tidak dengan Gus Dur lagi, meski almarhum sudah tidak ada, saya tetep mengingat dan menjaga ajaran Gus Dur, terutama terkait toleransi antar umat beragama,” tuturnya.

Reporter: Andik Sukaca

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date