Hujan 16 Jam, Ponorogo Dilanda Longsor dan Banjir

Ponorogo, koranmemo.com – Hujan yang terjadi hampir 16 jam di wilayah Kabupaten Ponorogo, membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo memberikan status siaga bencana di seluruh wilayah Kota Reog.

Pasalnya, sejak pukul 03.00, Selasa (28/11) dini hari hingga pukul 16.00 sore bencana longsor dan banjir hampir terjadi di sebagian wilayah Ponorogo. Bahkan, naiknya ketinggian air anak Bengawan Sekayu membuat 6 kecamatan yakni Kecamatan Badegan, Kauman, Sukorejo, Bungkal, Balong, dan Slahung bersatus waspada banjir.

Dari data BPBD Ponorogo tercatat, longsor terjadi di dua wilayah Kabupaten Ponorogo yakni, longsor tebing 8 meter dan  menerjang rumah Suryono (45) warga RT 4 RW 1 Dusun Ngembel Desa Baosan Kecamatan Ngrayun, longsornya plesengan setinggi 7  meter hingga menimpa rumah Jumani (57) warga Duku h Bintoro RT 2 RW  2 Desa Bekiring Kecamatan Pulung.

Sedang banjir akibat luapan sungai Taap terjadi di Desa/Kecamatan Kauman yang membuat 10 Kepala Keluarga terdampak, tak hanya itu akibat kondisi ini pihak Polres Ponorogo terpaksa menutup sementara jalur penghubung Kecamatan jalur Jembatan Taap lantaran ketinggian air yang telah menyentuh badan jembatan membuat rekahan dan jembatan bergoyang.

Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi dan Rekrontuksi BPBD Ponorogo Setyo Budiono mengatakan, akibat curah hujan yang terus terjadi di Ponorogo sejumlah wilayah terkena dampak. Bahkan saat ini pihaknya terus memantau perkembangan bencana di sejumlah wilayah di Ponorogo.

”Saat ini Ponorogo berstatus Siaga, bahkan 6 kecamatan di aliaran anak sungai sekayu berstatus waspada bencana,”ujarnya, Selasa (28/11).

Diungkapkan, melihat hujan yang terus terjadi di mungkinkan bencana banjir dan longsor akan terus terjadi. Untuk itu pihaknya meminta warga Ponorogo untuk terus waspada dan mengantisipasi ketinggian air.” Untuk saat ini masih terkendali, namun kami minta warga untuk waspada karena debit air sungai terus meningkat,”pungkasnya.

Reporter: Zainul Rohman

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.