Himpitan Ekonomi, PNS Nekat Gantung Diri

Ngawi, koranmemo.com – Suparmi (52), PNS di lingkungan Puskesmas Kendal, Kabupaten Ngawi, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di belakang rumahnya di Dusun Ngijo Desa/Kecamatan Kendal, Jumat (2/12). Diduga, korban bunuh diri karena himpitan ekonomi.

Kejadian gantung diri tersebut pertama kali diketahui oleh Ika Yupita Sari (27) anak korban. Sekitar pukul 06.30 WIB anak pertama korban itu berniat untuk menjemur baju di belakang rumah. Sontak ia teriak minta tolong melihat ibu kandungnya sudah dalam keadaan menggantung pada kayu blandar dengan menggunakan tali jemuran.

Atas persetujuan keluarga, dan anak korban Ika Yupita Sari (27), Dwi Alinda Sari (19), jasad korban diturunkan oleh warga dan dilaporkan ke Polsek Kendal. “Tiba-tiba ada orang teriak minta tolong, setelah saya lihat ternyata ada orang gantung diri,” kata Joko tetangga korban.

Kasubbag Humas Polres Ngawi AKP ES Martono mengatakan sesuai laporan tim medis dari Puskesmas Kendal tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya. Kemudian jenasah korban diserahkan kembali ke pihak keluarganya untuk dimakamkan di TPU terdekat. “Untuk penyebab aksi nekat korban sesuai laporan itu tadi setelah mengalami kesulitan ekonomi dan terlilit hutang,” jelasnya. (dik/jur).

Follow Untuk Berita Up to Date