Hari Terakhir UNBK, 1 Murid Pingsan Saat Kerjakan Soal

Kediri, koranmemo.comSatu murid SMA di Kota Kediri pingsan sedang mengerjakan soal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada hari terkahir, Kamis (12/4).  Pelajar itu harus mengikuti ujian selanjutnya agar bisa menyelesaikan soal-soal dengan mata pelajaran MIPA tersebut.

Kasi Pendidikan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur wilayah Kediri, Sidik Purnomo mengatakan, pelajar yang pingsan tersebut dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Wahidiyah Kota Kediri. Dia pingsan saat soal yang dia kerjakan sampai di nomor 20, yang membuat murid tersebut harus ikut ujian selanjutnya agar bisa menyelesaikan soal-soal.

“Tadi ada satu murid yang pingsan saat mengerjakan soal. Pihak guru meminta agar diobati dulu baru bisa ikut lagi untuk mengerjakan soal selanjutnya,” ujarnya.

Dewi Usria, Kepala Sekolah SMA Wahidiyah mengatakan, siswi yang pingsan tersebut bernama Fitri Andrini yang mengalami pingsan sekitar pukul 11.15 WIB. Siswi tersebut pingsan diduga karena alergi makanan saat makan pagi di pondok.

“Dia pingsan langsung kami bawa ke klinik Wahidiyah, pingsannya kemungkinan karena dia memiliki alerga pada salah satu makanan. Dia santri pondok Wahidiyah, karena hampir 90 persen siswi SMA Wahidiyah itu santri pondok,” ujarnya.

Pihak sekolah langsung tanggap ketika siswanya mengalami pingsan. Komputer yang digunakan Fitri langsung di log out sementara agar siswi tersebut bisa melanjutkan kembali soal yang belum selesai. Setelah istirahat hampir 2 jam, Fitri bisa melanjutkan kembali mengerjakan soal-soal miliknya.

“Tadi langsung kita minta istirahat sebentar, dan memberi tahu kalau soalnya tetap bisa dilanjutkan nanti karena progamer kita tadi langsung kita minta untuk log out sementara agar waktu untuk mengerjakan soal bisa berhenti. Setelah sehat kembali tadi pukul 13.00 WIB, langsung bisa melanjutkan mengerjakan soal dengan sisa waktu masih 1 jam lebih,” jelasnya.

SMA Wahidiyah terdapat 205 siswa yang mengikuti UNBK dengan menggunakan 3 laboratorium dan dilakukan dalam tiga sesi. Pingsannya siswi tersebut tidak mengganggu berjalannya UNBK hari terakhir di SMA Wahidiyah. “Semuanya berjalan lancar dan tepat waktu,” tandas Dewi Usria.

Reporter: Zayyin Multazam

Editor: Achmad Saichu