Hari Terakhir Sri Ratu, Pengunjung Ramai Berburu Diskon

Kediri, koranmemo.comMasyarakat memburu diskon di Pasaraya Sri Ratu Kediri yang resmi tutup pada Selasa (31/1). Selain diskon, yang diburu masyarakat adalah penukaran poin yang sudah mereka kumpulkan sejak beberapa tahun terakhir.

Pantauan Koranmemo.com, sejumlah pegawai Pasaraya Sri Ratu Kediri sibuk mengemasi barang-barang yang akan dibawa ke Semarang Jawa Tengah sebagai kantor pusat. Beberapa pegawai lainnya tampak sibuk melayani pengunjung yang cukup ramai dibanding hari-hari biasanya. Pakaian anak hingga dewasa dijual dengan diskon mencapai 80% menjadi buruan pengunjung yang datang.

Selain jenis itu tidak banyak barang yang ditampilkan karena terlanjur masuk kardus.“Kesini mau cari sepatu, karena ini hari terakhir Sri Ratu ada disini. Tapi, pilihannya cuma sedikit jadi tidak jadi beli,” kata Sujito, salah satu pengunjung.

Yuli salah satu pengunjung dari Pare Kabupaten Kediri, mendatangi Sri Ratu untuk menukarkan poin yang didapatkan. Poin yang dikumpulkan sejumlah 900 itu akan dia tukarkan untuk mendapatkan barang yang disediakan. Diantaranya, gelas, sendok, botol minuman, piring dan lainnya. Tapi, dia cukup kecewa karena tidak banyak pilihan barang yang seharusnya dia dapatkan.

“Ini mau menukarkan poin, sayang kalau tidak ditukarkan poin yang saya kumpulkan sejak lama. Tapi pilihannya tinggal sedikit, ini saya dapatkan sendok, sama botol minuman,” katanya.

Dia mengaku, baru tahu jika Sri Ratu akan tutup dari anaknya yang melihat pemberitaan yang ramai dibicarakan di media sosial. Yuli juga menyayangkan Sri Ratu mall pertama di Kediri ini akan tutup. Karena, dulu sebelum ada mall-mall besar di Kediri setiap ingin ke mall pasti ke Sri Ratu.

“Bagi saya Sri Ratu ini bersejarah. Karena dari pertama saya kesini membawa anak saya yang pertama masih usia 4 tahunan dan sekarang anak saya sudah masuk kuliah. Tapi wajar, karena banyak toko besar lain yang tutup, mungkin karena banyak penjual di media online itu,” ujarnya.

Mardiana salah satu pegawai mengaku pasrah dengan setelah Sri Ratu tutup. Dia cukup senang menjadi bagian dari sejarah Sri Ratu Kediri dari tahun 2000 hingga sekarang masih bekerja di tempat itu. Setelah selesai bekerja di Sri Ratu dia akan di rumah bersama dua anaknya. “Dibawa santai saja, setelah ini paling di rumah saja sama anak-anak,” katanya.

Reporter: Zayyin Multazam

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.