Hari Pertama UNBK di Kota Kediri Molor 30 Menit

Kediri, koranmemo.com Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari pertama di Kota Kediri sempat molor sampai beberapa menit, Senin (23/4). Hal ini merupakan dampak dari token yang ada di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengalami error sehingga beberapa computer di sekolah tidak bisa login.

Kasi Pendidikan Dinas Pendidikan Kota Kediri, Chevy Ning Suyudi membenarkan, terjadinya UNBK yang molor sampai tiga puluh menit tersebut. Menurutnya, kejadian itu tidak hanya terjadi di Kota Kediri saja melainkan terjadi di seluruh Indonesia karena token yang seharusnya bisa diambil dari website Kemendikbud tidak bisa diakses sehingga membutuhkan beberapa waktu.

“Iya tadi molor, seharusnya dimulai pukul 08.00 wib tapi baru dimulai pukul 08.30 wib. Ini terjadi di seluruh Indonesia tidak hanya di Kota Kediri saja, karena kita jam 07.30 wib seharusnya sudah bisa mengambil token dari server pusat tapi tidak bisa sampai baru bisa kita mulai pukul 08.30 wib sesi pertama,” ujarnya.

Molornya UNBK pada sesi pertama tersebut berdampak pada sesi selanjutnya. Sesi kedua yang seharusnya bisa dimulai 10.30 wib harus mundur sampai pukul 11.00 wib. Chevy menambahkan, terjadinya gangguan tersebut hanya pada saat mengakses server ke pusat yang dimulai pada pagi hari, sedangkan sesi kedua semua sudah normal.

 “Karena sesi pertama molor sesi kedua harus mengikuti. Hanya sesi kedua kita tidak lagi akses ke server pusat cukup dengan token yang sudah kita akses pada sesi pertama tadi,” jelasnya.

Sementara, salah satu siswa SMPN 2 Kota Kediri, Rahyan Surya mengatakan, pelaksanaan UNBK harus molor menurutnya ada salah satu siswa pada waktu sesi pertama yang tidak bisa login. Terlepas dari itu, dia mengaku bisa menyelesaikan semua soal yang disediakan dengan mata pelajaran bahasa Indonesia.

“Tadi selesainya sampai pukul 13.00 wib karena sesi pertama molor, kata guru ada satu siswa yang tidak bisa login pada sesi pertama tadi. Untuk soal tadi Alhamdulillah bisa mengerjakan semuanya,” jelasnya.

Reporter: Zayyin Multazam

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date