Harga Daging Ayam dan Telur di Jombang Masih Fluktuatif

Jombang, koranmemo.com – Sejak Idul Adha pada Agustus 2018 lalu, harga daging ayam dan telur di pasar tradisional masih fluktuatif atau mengalami harga naik turun tidak menentu. Kondisi ini turut mempengaruhi transaksi di pasar.

Asiah (57) pedagang daging ayam di Pasar Pon Jombang mengatakan, harga tidak menentu terjadi sejak kenaikan pada Idul Adha beberapa bulan lalu. Harga berubah-ubah dari terendah Rp 25 ribu dan tertinggi Rp 33 ribu.

“Kalau minggu ini harga pada kisaran Rp 27 ribu per kilogramnya,” kata Asiah kepada sejumlah wartawan, Senin (15/10).

Dengan harga naik turun, lanjut Asiah, turut mempengaruhi jumlah penjualan. Jika pada kondisi normal dimana harga cenderung stabil, ia mampu menjual tidak kurang dari 70 kilogram tiap hari.

“Kalau naik turun apalagi ketika harga mahal, hanya bisa menjual sekitar 40 kilogram daging ayam tiap hari,” ungkap Asiah.

Sementara, selain daging ayam, harga tak menentu juga terjadi pada telur. Saat ini harga naik turun dengan harga terendah Rp 19 ribu dan tertinggi pada Rp 26 ribu.

“Harga telur saat ini sekitar Rp 20 ribu tiap kilogramnya,” tutup Sri Wahyuni (59), pedagang telur di Pasar Pon.

Reporter: Agung Pamungkas

Editor: Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date