Harga Cabai di Madiun Setara Daging Sapi

Madiun, koranmemo.com – Harga cabai rawit di Kota Madiun terus mengalami kenaikan, Selasa (13/8). Bahkan di Pasar Besar Madiun (PBM) harga cabai setara dengan harga daging sapi, sebesar Rp 100 ribu per kilogram.

Seorang pedagang di PBM, Maieni mengatakan, kenaikan harga cabai terjadi sejak sebulan terakhir. Kenaikannya pun cukup fantastis, mulai harga Rp 50 ribu, hingga Rp 100 ribu per kilogramnya. Naiknya harga cabai, membuat dirinya tidak berani mendatangkan cabai dalam jumlah banyak, karena takut busuk. Apalagi, cabai yang dijual berasal dari Pare, Kabupaten Kediri.
“Saya jual eceran itu Rp 100 ribu per kilogram. Naiknya itu ya karena cabai dari petani itu telat, mungkin karena faktor musim kemarau ini. Ini kan ngambilnya dari Kediri,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun, Gaguk Hariyono tidak menampik jika harga cabai rawit kian meroket. Tingginya harga cabai disebabkan karena stok yang dimiliki suplier terbatas.

“Ya jadi cabai yang kualitas bagus itu memang sudah tembus Rp 100 ribu per kilogram. Tapi kalau yang campuran berkisar Rp 80 sampai Rp 90 ribu per kilogram. Ya karena memang pasokannya dari supliernya itu sangat terbatas sekali,” katanya.

Untuk menekan tingginya harga cabai rawit lokal, lanjutnya, sejumlah pedagang di pasar tradisional pun telah mendatangkan cabai impor dari India. Bahkan, ketersediannya di pasaran saat ini masih cukup banyak. Meski begitu diakui, langkah tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap harga cabai rawit lokal yang masih kelewat mahal.

Reporter M.Adi Saputra/ Juremi

Editor Achmad Saichu
Follow Untuk Berita Up to Date