Harga Bawang Merah Merangkak Naik

Nganjuk, koranmemo.comMendekati bulan Ramadan, harga bawang merah di Nganjuk mulai merangkak naik. Ditengarai naiknya harga kebutuhan dapur yang satu ini akibat berkurangnya pasokan.

Informasi yang dihimpun koranmemo.com, kenaikan harga bawang merah berkisar antara Rp 2 ribu sampai Rp 5 ribu per kilogram. Seperti, di Pasar Sukomoro Kabupaten Nganjuk, yang merupakan sentral bawang merah, harganya naik dari Rp 32 ribu menjadi Rp 34 ribu per kilogram.Menurut keterangan sejumlah pedagang, naiknya harga bawang merah menjelang bulan ramadan ini, karena kurangnya pasokan yang diterima. Hal itu terbukti dengan banyak bawang merah yang berasal dari luar daerah masuk ke pasar tersebut.

Para pedagang juga belum bisa memprediksi apakah harga bawang merah akan stabil atau justru malah meroket selama beberapa hari ke depan. Beberapa pedagang berpendapat jika naiknya harga tergantung pada kelancaran stok, pasalnya sebagian besar komoditas didatangkan dari luar daerah.

Adapun bawang merah yang masuk ke Pasar Sukomoro merupakan bawang merah dari Probolinggo, Brebes, dan Sulawesi. Masuknya bawang merah dari luar daerah ini akibat para petani di Kabupaten Nganjuk belum masa panen.

“Naiknya harga bawang merah akibat kurangnya pasokan menjelang Ramadan. Ini terjadi setiap tahun, tapi nanti tiga hari pasca lebaran biasanya harga turun, dan kembali naik lagi setelah lebaran,” ujar Roswati, pedagang bawang merah.

Reporter: Andik Sukaca
Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date