Hantam Truk, Nyawa Bapak dan Anak Melayang

Tulungagung, koranmemo.com – Kecelakaan maut kembali terjadi di salah satu ruas jalur provinsi di Kota Marmer atau tepatnya di jalan umum masuk Desa Jabalsari Kecamatan Sumbergempol pada Senin (15/10) sekitar pukul 05.30 WIB.

Kali ini melibatkan sepeda motor Honda Scoopy AG 3526 RBP yang dikendarai oleh  Murjito (50) warga Desa Pakisrejo Kecamatan Rejotangan dengan truk Mitsubishi bermuatan gamblong K 1770 AS yang dikemudikan Tandri (41) warga Desa Tanjungrejo Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Akibat kecelakaan tersebut, Murjito beserta anaknya yang dibonceng Agum Alhafis (20) tewas di lokasi kejadian.

Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kasubbag Humas Iptu Sumaji mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi saat sepeda motor Honda Scopy yang dikendarai Murjito yang membonceng Agum Alhafis melaju dari arah timur menuju ke barat dengan kecepatan tinggi. Sedangkan, truk Mitsubishi yang dikemudikan Tandri melaju dari arah berlawanan juga dengan kecepatan tinggi.

“Jadi kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan berasal dari arah yang berlawanan,” katanya.

Kemudian setibanya di lokasi lanjut Sumaji, tiba-tiba sepeda motor tersebut memasuki lajur sebelah kanan. Disaat yang bersamaan, truk Mitsubishi juga melintasi lajur tersebut. Karena tidak cukup ruang untuk menghindar akhirnya tabrakan pun tidak terhindar. Kerasnya benturan, mengakibatkan sepeda motor dan dua orang di atasnya terpental ke selatan hingga turun ke badan jalan.

“Sepeda motor korban baru berhenti karena tersangkut pohon asem, sedangkan Murjito terpental hingga masuk ke semak-semak,” ujarnya.

Dikatakan, akibat kecelakaan tersebut kepala Murjito mengalami pendarahan hebat dan darahnya terus mengalir. Sedangkan Agum Alhafis mengalami luka pada kepala dan kaki kanannya. “Keduanya meninggal dunia di lokasi,” imbuhnya.

Ditambahkan, setelah mengevakuasi korban dan barang bukti, petugas langsung meminta keterangan sejumlah saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya, diduga kecelakaan tersebut karena pengendara sepeda motor kurang konsentrasi saat mengendarai motornya sehingga masuk lajur kanan. “Titik temu kecelakaan tersebut berada di utara garis pembatas jalan,” terangnya.

Selain itu lanjutnya, di lokasi juga tidak ditemukan bekas pengereman. Diduga kedua kendaraan tidak sempat mengerem kendaraannya saat terjadi tabrakan.

“Ada saksi yang mengatakan pengendara sepeda motor saat itu seperti sedang mengobrol,” imbuhnya.

Ditambahkan, kini petugas masih melakukan penyelidikan kasus tersebut. Petugas juga masih akan memeriksa sejumlah saksi termasuk kepada sopir truk untuk memastikan penyebab kecelakaan.

“Sementara sopir truk masih kita minta keterangannya, sedangkan korban sudah dibawa ke RSUD dr Iskak,” tukasnya.

Reporter Yopy/Aminun Jabir

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date