Hampir Kecolongan, Gambar Rehab Puskesmas Pule Diubah

Trenggalek, koranmemo.com – Mungkin ini akan menjadi peringatan bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kabupaten Trenggalek terkait penunjukan konsultan perencanaan dan pengawasan. Pasalnya Inspektorat dalam melakukan sidak menemukan beberapa kesalahan dalam pelaksanaan rehab Puskesmas Pule.

Dua konsultan telah melakukan kesalahan fatal dalam merencanakan kegiatan di Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek, yaitu ukuran besi yang ada RAB tidak sama dengan kondisi di lapangan. Di RAB ukuran besi tertulis 16 MM sementara yang terpasang berukuran 13 MM.

” Benar, konsultan perencanaan telah melakukan kesalahan dalam merencanakan kegiatan rehab Puskesmas Pule, Kecamatan Pule.Selain itu konsultan pengawasan juga kurang jeli, ” terang Sutikno Slamet, Sekertaris Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana, Sabtu(30/9).

Sutikno mengatakan jika gambar sudah diubah dan disesuaikan dengan ukuran besi yang ada di RAB. Menurut dia tidak ada kerugian negara dalam pelaksanaan kegiatan senilai Rp 1,5 M.” Kami sudah memerintahkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk merevisi gambar dan harus disesuaikan dengan kondisi di lapangan, ” imbuhnya.

Selanjutnya, dua konsultan tersebut besar kemungkinan tidak akan digunakan lagi dan secara otomatis akan di blacklist.”Ini akan menjadi pelajaran berharga dan kedepan kami akan lebih cermat dalam penunjukan konsultan, ” ungkapanya.

Kepala Inspektorat Kabupaten Trenggalek, Bambang Setiaji membenarkan terkait temuan tersebut dan langsung memberikan teguran tertulis kepada dinas terkait.Bambang menjelaskan, temuan tersebut diketahui disaat akan dilakukan pengecoran.”Secara umum saya cukup prihatin atas kejadian ini dan sangat memalukan.Andai saja kami tidak jeli, pasti kualitas bengunan tersebut tidak sesuai harapan, ” cetusnya.

Bambang juga mengingatkan kepada OPD lain untuk berhati – hati dan tidak main – main dalam memilih konsultan karena ini menyangkut dengan keuangan negara dan bisa berpotensi kemasalah hukum.” Semoga ini akan menjadi temuan terakhir, kesalahan fatal ini sangat – sangat tidak populis apalagi yang melakukan adalah konsultan berpengalaman, “pungkasnya.

Reporter : Agus Riyanto

Editor     : Hamzah Abdillah

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.