Guru Ngaji Asal Blitar Dibekuk Densus 88 

Blitar, koranmemo.comPasca kejadian aksi teror bom bunuh diri di Surabaya beberapa hari lalu, tim Densus 88 Anti Teroror Mabes Polri, langsung melakukan perburuan terhadap jaringan teroris. Bahkan salah satunya adalah warga Kabupaten Blitar.

Informasi yang berhasil dihimpun, Densus 88 Anti Teroror Mabes Polri telah mengamankan SA (35), warga dusun Jatinom, RT.003, RW.002, Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, pada Selasa (15/05) sekitar pukul 02.00 dini hari di rumah kontrakan di perumahan Banjararum Asri blok BB No.9, Desa Banjararum, Singosari, Kabupaten Malang.

Kepala Desa Jatinom, Taufiqurrohman saat dikonfirmasi membenarkan, bahwa SA merupakan warga desanya. Namun dia mengaku tidak tahu persis keterlibatan yang bersangkutan dalam jaringan teroris ini.

“Saya juga terkejut dan baru tahu ketika ada polisi yang datang kesini (kantor desa-red)”, kata Taufiqurrohman, Selasa (15/05).

Taufiqurrohman mengaku, bahwa dirinya mengenal SA sejak muda, karena asli warga Desa Jatinom Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar.

“Setahu saya pekerjaanya adalah ustadz yang mengajar ngaji dan berjualan buku. Kadang keluar kadang juga terlihat di rumah. Bahkan dulu pernah menjadi guru ngaji keluarga kami,” jelas Taufiqurrohman.

Lebih lanjut Kepala Desa Jatinom menyampaikan, waktu muda dulu, SA itu orangnya baik dan ramah kepada siapapun. Namun berselang waktu, jadi lain perilakunya di lingkungan tempatnya tinggal.

“Dulu baik dan ramah. Sejak sering berkumpul di masjid Al Fallah di jalan A. Yani Kota Blitar, jadi berubah perilakunya. Mungkin terkena pengaruh. Yasinan di lingkungan juga tidak pernah datang”, ungkapnya.

Mengenai perubahan perilaku AS ini, imbuh Taufiqurrohman, juga sempat dikeluhkan oleh keluarganya yang mayoritas dari kalangan Muhammadiyah.

“Keluarganya sampai bertanya-tanya, apakah SA ini betul-betul orang Muhammadiyah, karena tidak seperti orang Muhammadiyah lainya,”pungkas Kepala Desa Jatinom.

Sekedar diketahui, bahwa SA memiliki seorang isteri IN (41), dan dua orang anak yaitu lelaki dan perempuan, masing-masing UA (10) dan AK (8).

Reporter: Arief juli prabowo

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date