Gubernur : “Tidak Akan Mrembes di Jatim”

Jombang, koranmemo.com – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo memastikan beras impor yang tersimpan di beberapa gudang Badan Urusan Logistik (Bulog), tidak akan  mrembes (beredar) di wilayah Jatim. Karena beras-beras tesebut memang stok untuk Indonesia wilayah timur.

“Itu (beras impor) sudah kita kontrol semua. Saya sejak dulu menolak dan di Jatim hanya untuk menyimpan saja,” kata pejabat yang akrab disapa pakdhe Karwo ini usai meninjau progres pembangunan ruas Tol Solo Kertosono (Soker) dan jembatan Avur Besuk di wilayah Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Rabu (6/6).

Ditambahkan, meski menjadi lokasi transit, ia menjamin beras impor tidak beredar di Jatim. “Beras di gudang. Ituu sudah kita ‘kunci. Kita ikut menyegel bersama bulog. Beras impor akan disalurkan sampai timur (Indonesia wilayah timur) membutuhkan,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre Surabaya Selatan wilayah Mojokerto – Jombang, mengakui menyimpan puluhan ribu ton beras impor dari Thailand dan Vietnam. Ini diketahui ketika petugas Satreskrim Polres Jombang melakukan sidak ke beberapa gudang Bulog di kota setempat, Rabu (30/5) sore.

Saat itu, Wakil Kepala Bulog Subdivre Surabaya Selatan, Andre Adi Wijaya menyatakan, jumlah saat ini yang tersimpan di gudang bulog yang ada di Jombang dan Mojokerto mencapai 28 ribu ton.

Reporter : Agung Pamungkas

Editor : Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date