Gubernur Jatim dan Bupati Kediri Sambung Rasa Dengan KTNA dan Podakan

Kediri, koranmemo.com – Selama ini kelompok pemberdaya ikan (Pokdakan) berbagai jenis ikan termasuk ikan lele, namun untuk uji lab tingkat PH (potensial hidrogen) air harus mengujikan ke uji lab di Bangil Pasuruan. Itupun hasilnya harus menunggu berhari-hari dan terkait hal ini saat ini sedang dikaji akan adanya uji lab air ini di Kabupaten Kediri.

Gubernur Jawa Timur Kofifah Indar Parawangsa didampingi Bupati Kediri dr Hj Haryanti Sutrisno dan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri Nur Chafid SPt MM menjelaskan sangat perlu adanya uji lab air ini.Karena potensi berbagai jenis ikan di Kabupaten Kediri sangat berkembang pesat termasuk Lele.

Hal ini disampaikan Kofipah saat sambung rasa dengan 500 orang yang terdiri dari Kelompok Tani Andalan (KTNA) dan Kelompok Pemberdaya Ikan (Pokdakan) di Sanggar Budaya Pare Senin (18/3) petang.Orang nomor satu di jajaran Pemprov Jatim tersebut sepakat jika kedepanya ada uji lab di Kediri sehingga memudahkan pemberdaya berbagai jenis ikan di Kabupaten Kediri dan sekitar Kabupaten Kediri.

“Kami sangat mengapresiasi pola pengembangan berbagai jenis ikan di Kabupaten Kediri karena nilai jual tinggi dan hampir menguasai pasar Indonesia. Karenanya harus diberdayakan maksimal dengan pembinaan berkelanjutan dari dinas terkait di Pemkab Kediri. Disisi lainya pengembangan kebun anggrek dan area wisata perlu terus dijaga agar memberikan nilai plus ke Kabupaten Kediri,” katanya.

Bupati Kediri dr Hj Haryanti Sutrisno menyambut baik jika adanya lab uji air untuk pokdakan di Kabupaten Kediri yang jumlahnya ratusan. Potensi cukup tinggi dengan berbagai jenis ikan, diantaranya ikan hias,koi,gurame,nila,patin dan lele. Hal ini sangat memberikan arti peningkatan kesejahteraan ekonomi bagi keluarganya.

“Tentunya hal ini akan kita kaji mendalam terkait adanya uji lab air untuk kualitas air bagi pokdakan. Hasil uji lab air ini penting artinya bagi pengembangan lanjutan kualitas ikan yang dikembangkan oleh Pokdakan,” jelasnya.

Reporter Bakti Wijayanto

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date