Gerebek Arena Judi Sabung Ayam Terbesar

Jombang, Koranmemo.com – Aparat gabungan dari Polres Jombang, Polsek Diwek dan Kodim 0814/Jombang, menggrebek arena judi sabung ayam di Dusun Nanggungan Desa Jatirejo Kecamatan Diwek, Sabtu (29/10) petang. Hasilnya sebanyak 35 penjudi dibekuk. Selain itu sejumlah barang bukti juga disita dari lokasi.

“Kami juga menyita sekitar 90 sepeda motor, 9 kendaraan roda empat, serta 8 ekor ayam. Perjudian sabung ayam itu merupakan terbesar di Jombang. Bahkan diduga melibatkan penjudi antar kota.Saat ini seluruh pelaku berikut barang bukti berada di Mapolres Jombang,” kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Jombang, Iptu Muhamad Subadar, Sabtu (29/10) malam.

Subadar menjelaskan, penggerebekan berawal dari informasi masyarakat tentang maraknya judi sabung ayam di Dusun Nanggungan Desa Jatirejo.Selanjutnya, tim intel gabungan melakukan pemantauan. Ternyata informasi tersebut benar adanya dan diindikasi sudah berlangsung lama. Pelakunya juga bukan hanya dari Jombang, namun juga penjudi dari luar kota.

Setelah valid, sebanyak 50 personel gabungan yang dipimpin Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto, bergerak ke lokasi. Saat memasuki lokasi, para penjudi tengah asyik menyabung ayam sehingga tidak sadar ada petugas keamanan datang. Praktis, saat digerebek, mereka tak bisa berbuat banyak. Namun ada juga yang berusaha kabur dari sergapan petugas. “35 orang yang kita amankan hingga malam ini masih didata,” imbuh Subadar.

Sementara itu, satu dari 35 orang yang diamankan dalam penggrebekan arena judi sabung ayam di Dusun Nanggungan Desa Jatirejo Kecamatan Diwek, Sabtu (29/10) petang, oleh petugas keamanan gabungan Polri – TNI, diduga sebagai beking dari perjudian tersebut. Ia adalah YS (41), oknum aparat salah satu kesatuan di Surabaya. Saat penggerebekan, YS langsung pasang badan dengan menghadang petugas. “Saat penggerebekan YS membawa pedang. Hendak menyerang petugas kepolisian yang mengerebek arena sabung ayam,” ujar sumber di internal Polres Jombang, Minggu (30/10).

Namun demikian, personel kepolisian yang berjumlah 50 orang bergeming. Apalagi dalam tim tersebut juga terdapat anggota Kodim 0814/Jombang dan personel Polisi Militer Angkatan Darat (PM AD) sehingga perlawanan yang dilakukan YS berhasi dilumpuhkan. Warga Dusun Nanggungan itu kemudian digiring ke Mapolres Jombang bersama puluhan pelaku lainnya.(ag)

 

Follow Untuk Berita Up to Date