Geram, Warga Tutup Akses Jalan Pabrik Gula PT RMI

Blitar, koranmemo.com – Pembangunan pabrik gula PT Rejoso Manis Indo (RMI), terus menimbulkan gejolak dimasyarakat. Bahkan warga setempat nekat menutup akses jalan menuju lokasi pembangunan pabrik,  Senin (22/5). Penutupan ini dilakukan pasalnya sampai sekarang pihak PT RMI belum  ada titik temu dengan warga.

     Puluhan warga ini beramai-ramai menutup akses jalan masuk ke PT RMI. “Seharusnya pihak PT RMI segera selesaikan masalah dengan warga, karena ada aset desa kami yang digunakan untuk pembangunan pabrik gula, hingga saat ini belum selesai proses tukar gulingnya,” terang Gagik Supiyanto (37) warga Desa Rejoso Kecamatan Binangun .

      Aksi ini terpaksa dilakukan warga lantaran terdengar kabar  pihak PT RMI akan melakukan pemasangan tiang pancang. Hal ini membuat warga geram lantas menutup akses jalan menuju pabrik.

     Rencana pemasangan tiang pancang ini, setelah pihak PT RMI mendapatkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kabupaten Blitar pada Selasa (8/5) lalu dengan nomor IMB No 503/103/409.117/DPM PTSP/IMB/V/2017 bagi PT Rejoso Manis Indo.

        Warga menutup akses jalan yang digunakan untuk kegiatan PT RMI, sebab ada tanah desa sepanjang 500 meter dengan lebar 4 meter dilalui oleh kendaraan PT RMI. Penutupan dilakukan dengan menggunakan bambu dan diberi tulisan berupa tuntutan agar PT RMI menyelesaikan permasalahan tanah desa ini.

      “Kami tidak akan membuka akses jalan, sebelum permasalahan aset desa ini diselesaikan, bahkan proses tukar guling pun belum terjadi, namun sudah dilakukan pengurukan,” ungkap Rohmat yang juga salah satu warga Desa Rejoso.

Reporter: Arief Juli Prabowo

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.