Genset Terbakar hinggaTak Bisa Logout Warnai UNBK Hari Pertama

Kediri,  koranmemo.com – Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kediri sudah selesai dilakukan, Senin (9/4). Kendala sempat terjadi, di beberapa sekolah ada yang genset yang terbakar dan logout terjadi. Kondisi ini sempat menghambat hingga beberapa menit berjalannya ujian nasional.

Kasi Pendidikan SMA/SMK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kediri, Sidik Purnomo mengatakan, genset milik SMAN 1 Plemahan Kabupaten Kediri sempat terbakar ketika pelaksanaan UNBK sesi pertama baru berlangsung beberapa menit. Namun, kendala itu bisa langsung diatasi oleh tim teknis SMAN 1 Plemahan dengan memindah aliran listrik ke saluran Perusahaan Listrik Negara (PLN).

“Sesi pertama sempat mundur lima menit, karena genset yang digunakan terbakar. SMAN 1 Plemahan ada dua ruangan dengan tiga sesi pelaksanaan UNBK. Hambatannya hanya itu, sesi kedua dan ketiga sudah berjalan lancar,” ujarnya.

Plt Kepala Sekolah SMAN 1 Plemahan, Aris Susanto mengatakan, kejadian itu karena pihak sekolah ingin menggunakan genset mesti tidak sedang terjadi listrik padam. Alasannya, mereka khawatir jika ujian berlangsung terjadi pemadaman listrik sehingga bisa menghambat ujian.

“Ternyata, justru gensetnya yang tidak kuat dan terbakar. Kita pindah lagi aliran listriknya ke PLN. Tapi gensetnya sudah langsung kita ganti agar bisa ada persediaan jika terjadi listrik padam sewaktu-waktu,” jelasnya kepada koranmemo.com.

Kendala lainnya terjadi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Kediri, dan SMAN 1 Gurah Kabupaten Kediri. Dikatakan, pada sesi pertama akan berakhir ada beberapa komputer yang tidak bisa logout. “Tapi ini tidak mengganggu berjalannya UNBK, karena terjadi di pergantian sesi,” jelasnya.

Kepala SMAN 1 Gurah, Abdul Wahid saat dihubungi koranmemo.com membantah terjadi kendala tersebut. Menurutnya, pelaksanaan UNBK disekolahnya berjalan lancar. “Tidak ada kendala, semuanya berjalan lancar. Sampai sekarang masih berjalan sesi ketiga tepat waktu semua,” ujarnya.

Sementara, Kepala MAN 2 Kota Kediri, Nur Salim mengakui kendala tersebut terjadi pada dua komputer siswa yang digunakan untuk mengerjakan soal ujian nasional. Namun, tidak terjadi permasalahan berarti karena pihak sekolah sudah menyediakan backup sehingga pelaksanaan UNBK bisa kembali berjalan.

“Kita sudah sediakan backupnya, jadi data tidak akan pergi kemana-mana. Tadi sempat tidak bisa logout dua komputer, langsung kita hubungi tim helpdesk langsung mereka atasi dan selesai. Sesi kedua bisa langsung berjalan tanpa ada kendala, hanya mundur beberapa menit saja tadi, tapi sesi ketiga sudah berjalan tepat waktu,” jelasnya.

Pelaksanaan UNBK hari pertama dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia tersebut tidak ada siswa yang absen. Tercatat sekitar 12 ribu siswa SMA dan MA di Kota Kediri dan Kabupaten Kediri bisa mengikuti UNBK pada hari pertama.

Reporter: Zayyin Multazam

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date