Gasak Rumah Kosong, 3 Komplotan Palembang Ditembak

Tulungagung, koranmemo.com – Tiga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) komplotan Palembang, Sabtu (10/2) sore terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh Satuan reserse kriminal (Satreskrim) Polres Tulungagung, karena mencoba melakukan perlawanan ketika hendak ditangkap.

Ketiga pelaku yang berhasil diamankan diantaranya Jefri Yanto (38) warga Perum Jambuasri Jl Markisa 9 RT 16/RW64 Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Doni Osman Saputra (24) Desa Plaju Ulu Kecamatan Plaju Kabupaten Palembang  dan Indra Ahmadi (39) warga Jl Semar gang Saleh Timur no 337/66 RT02/RW06 Arjuna Kota Bandung.

Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kasat Reskrim AKP Mustijat Priyambodo membenarkan penangkapan terhadap spesialis pembobol rumah kosong, dan mereka merupakan komplotan Palembang. Dimana penangkapan terhadap pelaku ini merupakan hasil kerjasama antara Polres Tulungagung dengan Polres Kota Blitar.

“Sebenarnya ada enam pelaku yang berhasil kita amankan, namun hanya tiga pelaku yang kami bawa ke Polres Tulungagung sedangkan tiga pelaku lainnya diamankan di Polsek Kota Blitar karena memiliki laporan di TKP Blitar Kota,” katanya.

Dituturkan, ketiga pelaku ini melakukan aksi pencurian di dua tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah Tulungagung, pada akhir November 2017 di Toko Gajah pasar wage Kelurahan Kenayan yang berhasil menggasak uang tunai senilai Rp 249 juta, yang kedua pencurian rumah kosong yang berada di timur hotel palapa Tulungagung pada Januari 2018, yang berhasil menggasak uang tunai beserta perhiasan dengan total kerugian hingga Rp 185 juta.

“Kami menangkap ketiga pelaku ketika berada di wilayah Blitar Kota. Dan terpaksa kita lumpuhkan dengan timah karena mencoba melakukan perlawanan ketika hendak ditangkap,” tegasnya.

Ditambahkan, saat ini ketiga pelaku masih dalam proses penyidikan di ruang Satreskrim Polres Tulungagung. Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa dua unit sepeda motor, satu buah sangkur, satu buah linggis kecil, satu buah linggis besar, tiga buah helm dan tiga buah tas berisi pakaian. “Untuk pasal yang kita jeratkan kepada ketiga pelaku yakni pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan,” pungkasnya.

Reporter : Denny Trisdianto

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.