Garam Langka, Satgas Pangan Kediri Segera Bentuk Tim

Kediri, Koranmemo.com- Satgas Pangan Kota Kediri akan membentuk tim guna melakukan pengecekan di tingkat distributor menyusul langkanya garam di pasaran. AKP Ridwan Sahara Kasat Reskrim Polresta Kediri  sekaligus pimpinan tim Satgas Pangan mengatakan, pihaknya belum menerima laporan secara langsung dari masyarakat terkait kelangkaan pasokan garam tersebut.

Namun demikian, pihaknya akan segera membentuk tim jika informasi tersebut benar adanya. “Sampai sekarang belum ada laporan dari warga tentang kelangkaan itu, tapi kita akan membentuk tim untuk melakukan pemantauan di tingkat distributor,” ujarnya, Rabu (19/7).

 Atas dasar tersebut, AKP Ridwan Sahara mengatakan, pasokan garam masih aman. Menurutnya, informasi kelangkaan garam tersebut justru baru ia ketahui dari media. AKP Ridwan mengakui, di Kediri memang tidak memiliki produsen garam, namun pihaknya bisa mendeteksi kelengkaan tersebut dari para distributor.

“Di Kediri memang tidak ada produsen garam, tapi kita bisa mengecek dan mendeteksi apakah ada distributor nakal yang menimbun garam nantinya,” lanjutnya.

Seperti diberitakan koranmemo.com pada tanggal 17 Juli 2017  sejak pertengahan bulan Puasa lalu, hingga sekarang pasca lebaran, garam sangat sulit ditemukan di pasaran.

Investigasi yang dilakukan wartawan koranmemo.com dari sejumlah pedagang yang didatangi khususnya di Pasar Setono Betek dan Pasar Bandar Kota Kediri, kebanyakan mereka mengaku sudah tidak menjual garam lagi. “Sudah tidak jualan mas, lebih dari satu bulanan,” terang Romi Pedagang Pasar Setono Betek Senin (17/7).

Dikatakan, sebenarnya hampir setiap hari banyak pelanggan yang datang ke kiosnya untuk membeli garam, namun barangnya sudah tidak ada dan langka di pasaran. “Hampir pedagang yang ada disini, sudah tidak punya stok garam lagi mas,” terangnya.

Ditambahkan, pada awal Puasa lalu, ketersediaan garam masih mencukupi.Tetapi menginjak pertengahan bulan Puasa, stok garam mulai menghilang di pasaran. Ia sendiri mengaku tidak tahu secara pasti, penyebab minimnya pasokan garam  di Kediri.

Sementara itu Yety Sisworini kepala Disperindag Kota Kediri mengungkapkan kelangkaan garam di pasaran diduga karena akibat cuaca yang tidak menentu. Namun demikian begitu mendapat informasi dari masyarakat mengenai garam langka pihaknya langsung mengajak anggotanya sidak ke Pasar Setono Betek.

Setibanya dari sana, ia menjumpai sejumlah pedagang memang tidak semuanya menjual garam, karena barangnya telah habis dan tidak mempunyai stok. “Memang tidak ditemukan barang seperti biasanya, namun di tempat pedagang kecil masih ada, sisa lama,” terangnya Selasa (18/7).

Menurutnya kelangkaan ini tidak hanya terjadi di wilayah Kediri semata, melainkan untuk daerah lainya. Selepas sidak ke pasar, tim dari Desperindag kemudian kembali melakukan sidak di gudang pengolahan garam yang berlokasi di Kelurahan Dermo Mojoroto Kota Kediri.

Di tempat itu diketahui ada pasokan garam yang baru saja masuk dari Sumenep Madura, ke dalam gudang sebanyak 10 ton 1 rit. Barang yang masuk ke dalam gudang tersebut, harus diolah lagi mengingat garam tersebut baru dipanen dua hari, yang semestinya masih belum panen.

 

Reporter: Zayyin Multazam/Abdhur Rosyid 

Editor: Achmad Saichu

Area lampiran

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.