Gara-gara Ini, Petani Blokir Jalan Tol Mantingan-Ngawi

Ngawi, koranmemo.com – Puluhan petani di Desa/Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi kembali melakukan aksi blokir jalan tol ruas Mantingan-Ngawi yang saat ini masih tahap pembangunan. Aksi ini dipicu rusaknya jaringan listrik untuk irigasi yang ditabrak truk proyek.

Warga ini menuntut agar saluran irigasi yang tertutup material proyek segera diperbaiki. “Seenaknya sendiri, sudah merusak tidak mau tanggung jawab,” kata Hardi Kordinator aksi. Senin, (16/04).Menurut Hardi, tiang listrik yang rusak dihantam truk material proyek tersebut sangat penting  bagi petani karena berfungsi untuk menghidupkan sibel atau pompa air tenaga listrik. Para warga atau petani sangat marah karena tanaman padinya terancam. “Kami minta segera ada pertangungjawaban dari pihak tol,” tegasnya.

Aksi warga dapat diredam oleh aparat yang datang ke lokasi. Mereka akhirnya membuka akses jalan tol setelah petugas dari Polsek Widodaren dan Koramil Widodaren melakukan mediasi dengan perwakilan PT Waskita Karya. “Pada intinya tuntutan warga maupun petani akan direalisasikan. Pihak tol tetap bertanggung jawab,” kata Kapolsek Widodaren AKP Juwahir.

Ditemuiambahkan, sesuai rencana jalan tol Ngawi-Mantingan ini akan digunakan arus mudik lebaran 2018. Namun, hingga saat ini masih belum selesai dikerjakan karena sering terkena dampak negatif.

 “Warga sekitar pembangunan ini sering menggelar aksi blokir untuk meminta beragam tuntutan. Mulai overpas, underpass serta perbaikan jalan dan irigasi,” tandasnya.
Reporter: Dika Abdillah/Juremi
Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date