Gandeng Kadin, BNNK Inisiasi Pelaku Usaha

Trenggalek, koranmemo.com-Berperan aktif dalam upaya pencegahan dan penyalahgunaan narkoba tidak hanya tanggung jawab pemerintah saja. Peran aktif dunia swasta dan pelaku usaha pun menurut Badan Narkotika Narkotika Kabupaten (BNNK) Trenggalek dianggap sangat penting dikarenakan dunia usaha era kini telah mampu menyedot tenaga kerja yang signifikan hingga berpengaruh pada mendongkraknya laju perekonomian daerah.

Dibuktikannya inisiasi yang dilakukan BNNK Trenggalek bersama Kamar Dagang Indonesia (Kadin) terhadap para pelaku usaha yang bertemakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan swasta dimaksudkan agar upaya pemberdayaan masyarakat anti narkoba di wilayah Kabupaten Trenggalek segera maksimal seiring dengan diberlakukannya peraturan daerah tentang narkoba bertempat di salah satu hotel ternama di Kota Trenggalek, Kamis (14/9).

Kepala Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Trenggalek, M Akik Subki, melalui Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) , Djainul Muttakin mengatakan saat ini ruang gerak peredaran narkotika di wilayah Trenggalek sudah sangat terbatas. Upaya yang dilakukan pihaknya telah banyak menunjukkan gejala trend menurun pemakaian barang haram ini.

“Di sini sudah jauh menurun angka pengguna maupun pengedar yang berbisnis barang haram ini,’ ucapnya.

Djainul Muttakin yang didampingi Kasi Rehabilitasi BNNK Trenggalek Hari Sumarno dan Wakil Ketua Kadin Trenggalek, Asmadi juga mengimbau peran pelaku usaha di Trenggalek yang saat ini sedang menggalakkkan dunia pariwisata dirasa cukup penting karena bersinggungan langsung dengan para pekerja, buruh maupun karyawan di perusahaannya masing-masing.

“Kalau pimpinan perusahaan telah mengerahui betul bagaimana perilaku orang yang dengan narkotika beserta efek buruk dampak penggunaan narkotika maka ini akan mudah di dalam  pencegahaan maupun penanggulangannya,” tandasnya.

Djainul Muttakin juga menerangkan upaya Pencegahan, Pemberatasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Trenggalek sudah sesuai peraturan daerah (Perda) yang telah disahkan sehingga tidak ada lagi keraguan dari pihaknya dalam menerapkan kawasan bebas narkoba di Trenggalek.

‘Sudah diatur di Perda yang telah diundangkan , jadi jalannya itu sudah jelas,” terangnya.

Sementara , Asmadi Wakil Ketua I Kamar Dagang Indonesia (Kadin ) Kabupaten Trenggalek mengaku pihaknya apresiatif atas upaya BNNK Trenggalek yang ikut mewujudkan misi dan visi kadin sebagai lembaga mitra pemerintah dalam mendorong peningkatan ekonomi di daerah.

“Jika pengusaha dan karyawannya sudah terbebas dari narkoba, setidaknya mewujudkan perusahaan yang sehat dan maju akan bisa terjadi. Dan itu sebaliknya, maka jauhi narkoba, karena siapapun yang sekarang ini masih menggunakan narkoba berarti dia itu “Ndeso”, “ pungaksnya.

Reporter : Puthut Purbantara

Editor     : Hamzah Abdillah

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.