Gagalkan Pengiriman Belasan Sepeda Motor Bodong

Surabaya,koranmemo.com- Unit Reskrim Polsek Karang Pilang Surabaya berhasil menggagalkan pengiriman 13 motor bodong atau tak berdokumen ke daerah Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebanyak 13 motor ini hanyalah sejumlah kecil dari ratusan motor yang telah dikirim sebelumnya.

Tiga tersangka diamankan dalam kasus ini

Mereka adalah Anwar Nurdin (53), warga Mrutu Kalianyar; Muhammad (47), warga Taman, Sidoarjo; dan Rahmat Sutiyo (37), warga Krian, Sidoarjo.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Mohammad Iqbal , yang memimpin rilis mengatakan, kasus ini berawal dari Anwar Nurdin yang membeli motor dari Muhammad. Meski Anwar Nurdin tahu bahwa motor yang dibelinya tak mempunyai surat lengkap, hanya STNK saja tanpa BPKB. Motor-motor itu dibeli seharga Rp 5 juta hingga Rp 8 juta.

Sedangkan tersangka Muhammad sendiri membeli motor tersebut dari Rahmat Sitiyo seharga Rp 4 juta hingga Rp 5 juta . Tersangka Rahmat Sutiyo mengaku membeli motor tanpa BPKB itu ke seseorang di Jakarta secara online. Diduga kuat motor tersebut merupakan hasil curian, penggelapan, dan penarikan debt collector atau perusahaan pembiayaan secara ilegal.

Motor kemudian dikumpulkan hingga cukup banyak. Bila sudah berjumlah 7-10 unit, motor siap dikirim. Motor diangkut menggunakan truk fuso bernopol DK-9391-FD. Truk itu milik Anwar Nurdin sendiri yang kebetulan memiliki usaha ekspedisi bernama Planet Trans yang beralamat di Jalan Demak Timur.

“Untuk mengelabui petugas pelabuhan, motor diletakkan di bagian depan dan tengah truk untuk kemudian ditutupi barang-barang lain sehingga tak terlihat,” kata Iqbal di Halaman Mapolsek Karang Pilang, Kamis (22/06).

Tersangka Anwar Nurdin sukses mengirim motor ke Bima selama enam bulan terakhir atau sejak bulan Januari 2017. Di sana, sudah ada dua orang yang menerima motor kiriman AN. “Selama enam bulan terakhir, sudah ada 390 motor yang telah dikirim sebelumnya,” lanjut Iqbal.

Polisi masih menyelidiki siapa penadah motor tersebut di Bima, termasuk mencari tahu apakah motor-motor tersebut nantinya akan dilempar ke Timor Leste atau tidak. Polisi sendiri masih terus mengejar tersangka-tersangka lain dari kasus ini. Sedikitnya ada tujuh orang yang harus dikejar. Mereka adalah ZA, BY, RD, GF, MG, TM, dan DC.

Reporter: Ahmad Alamudin

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.