Gagal Ciptakan Lapker, Ratusan Warga Kota Madiun Pilih Jadi TKI 

Madiun, koranmemo.com-Sempitnya lapangan pekerjaan (lapker), membuat warga  Kota Madiun memilih mencari rejeki ke luar negeri. Sesuai data Dinas Tenaga Kerja Kota Madiun, selama kurun waktu 2017 tercatat ada sekitar 255 orang menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Madiun, Suyoto Harjo Wiyono memprediksi pada  tahun 2018 ini, jumlah TKI dari Kota Madiun bakal meningkat. “Paling banyak tujuannya di Hong Kong, Taiwan, dan Malaysia. Itu paling banyak dibutuhkan tenaga informal jadi asisten rumah tangga,” katanya, Selasa (27/2).

Selain di tiga negara itu, ada juga TKI yang berangkat ke Korea Selatan, Jepang, dan Singapura. TKI yang menuju negara tersebut umumnya laki-laki dan bekerja sebagai tenaga formal profesional. Rata-rata, para TKI ini nekad bekerja ke luar negeri lantaran faktor ekonomi dan kebutuhan rumah tangga.

Sementara, hingga Februari 2018 tercatat ada 35 orang mengajukan diri untuk berangkat ke luar negeri. “Biasanya nggak sebanyak ini. Entah kenapa tahun ini bisa banyak yang mengajukan,” ujarnya.

Reporter: M. Adi Saputra/Juremi
Editor: Achmad Saichu

 

Follow Untuk Berita Up to Date