Gadis Kembar Hingga Buruh Tani Berusia Lanjut Sembuh Dalam Sekejap

Para pasien yang sembuh setelah ditangani Mr Masudin (du)
Para pasien yang sembuh setelah ditangani Mr Masudin (du)

*Kiprah Mr Masudin, Pakar Terapi Spesialis Saraf Telinga

Kiprah Mr Masudin dalam pengobatan gangguan pendengaran memang tidak bisa diragukan lagi. Berkat tangan dinginnya, banyak pasien tuna rungu memperoleh kesembuhan. Bahkan banyak pasien yang mengalami gangguan pendengaran selama puluhan tahun sembuh dalam sekejap setelah mengikuti terapi Mr Masudin.

————

Pasien yang mengalami kesembuhan lewat terapi Mr Masudin adalah gadis kembar Salsa Dwi Karuniawati dan Salwa Tri Kauniawati (9). Putri pasangan Umar Akidon – Sugiyani, warga RT 05/ RW 06 Dusun Kalijaya Kelurahan Kalijaya Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi itu mengalami sakit pendengaran sejak lahir.

Tanpa kenal lelah, kedua orangtuanya berusaha agar kedua putrinya sembuh dari gangguan telinga. Berbagai lokasi pengobatan di sejumlah daerah didatangi sebagai bentuk ikhtiar, tapi tidak pernah membuahkan hasil.

Hingga mereka mendengar terapi yang dilakukan Mr Masudin. Berbekal semangat kuat, mereka membawa kedua putrinya menjalani terapi di tempat praktek Mr Masudin. Dan usaha itu berbuah manis. Salsa dan Salwa kini sudah bisa mendengar.

Cerita bahagia juga dirasakan Kasmani (79) buruh tani asal Dusun Kedung Bedok Kelurahan Kedung Mlaten RT 012/ RW 006 Kecamatan Lengkong Kabupaten Nganjuk. Pria sepuh itu mengalami sakit pendengaran selama lebih dari 25 tahun karena kebanyakan mengkonsumsi obat.

Berbagai upaya sudah dilakukan untuk mengembalikan kondisi pendengarannya seperti semula baik medis maupun non medis tapi tak kunjung berhasil. Namun kondisi itu berubah setelah dia berobat ke Mr Masudin.

Melalui berbagai terapi, Kasmani berhasil menggapai apa yang diidamkannya. Beberapa saat usai menjalani terapi, Kasmani spontan menjawab saat dipanggil. Kondisi ini langsung disambut gembira keluarganya.

Sumiarsih (37) anak keempat Kasmani mengaku selama ini terus mendampingi ayahnya untuk berobat. Meski semua jalan yang ditempuh gagal dia tetap sabar dan selalu berusaha agar ayahnya memperoleh kesembuhan. Hal ini sesuai wasiat ibunya sebelum meninggal. Tidak heran jika ketika ayahnya sembuh lewat terapi Mr Masudin, Sumiarsih tidak bisa membendung rasa gembiranya. “Alhamdulillah ayah saya sembuh. Saya bersyukur karena wasiat ibu dapat saya penuhi,” tuturnya bahagia.(du)

 

 

Follow Untuk Berita Up to Date