Festival Musik Islami, Sarana Pembinaan Berkelanjutan

Trenggalek, koranmemo.com – Hiruk-pikuk Festival Musik Islami masih kentara. Gebyar festival musik tahunan yang berlangsung di Alun-alun Kabupaten Trenggalek sejak 24 hingga 27 Mei menjadi ajang silaturahmi sekaligus media pembinaan. Para pemenang nantinya akan mendapat kesempatan  pembinaan berkelanjutan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Trenggalek.

Festival musik Islami yang sudah  bertahun-tahun diselenggarakan bukan tanpa alasan. Kegiatan ini menoreh dari banyaknya pecinta musik islami di Bumi Menak Sopal, sebutan bagi Kabupaten Trenggalek. “Baik itu qosidah, rodhat, rebana dan musik lainnya bernuansa islami. Oleh sebab itu kami ingin mewadahinya,” kata Sunyoto, plt Kadis Disparbud Trenggalek, Senin (27/5).

Banyaknya para pecinta musik bernuansa Islami inilah yang menjadi cikal bakal lahirnya festival tahunan yang rutin di gelar setiap Ramadan. Festival ini menjadi upaya Pemkab Trenggalek melalui Disparbud Trenggalek untuk tetap melestarikan musik islami di tengah banyaknya aliran dan jenis musik. “Mereka kami beri kesempatan, wadah berekspresi, lomba dan festival. Harus tetap eksis,” jelasnya.

Sunyoto menyebut, selain mengutamakan keindahan seni, festival musik islami ini syarat makna dan bukan hanya sebatas wadah untuk berekspresi. Utamanya penyampaian pesan kepada umat Islam yang tengah menjalankan ibadah puasa. “Syair-syair musik Islami itu banyak mengagungkan asma Allah, kemudian Nabi sehingga bisa lebih meresapi ibadah Ramadan,” kata dia.

Antusiasme terlihat dari banyaknya peserta maupun pengunjung yang memadati area tersebut. Sedikitnya sebanyak 46 peserta dari lima kategori tampil atraktif. Puluhan peserta itu terbagi ke enam peserta rebana anak, 25 peserta rebana dewasa, enam peserta qosidah modern, tiga peserta samroh dan enam peserta rodhat. “Untuk pemenangnya di masing-masing kategori diambil juara satu sampai tiga,” imbuhnya.

Dalam festival itu diketahui  kategori rebana anak juara satu diperoleh Al Muslimun Pogalan, juara dua MI Al Huda Trenggalek dan juara tiga El Mumtaz Munjungan. Juara satu kategori rebana dewasa KPS Parakan, juara dua Wasyiatul Mustofa Trenggalek, dan juara tiga Yathimah Qolby Trenggalek. Juara satu kategori qosidah modern adalah Al Biba Bilaharuta Wawarud Sumberingin, juara dua El Syifa Munjungan dan juara tiga Syababul Asnaf SMAN 1 Karangan.

“Juara satu Samroh SMKN 2 Trenggalek, juara dua Al Fairuz Syafi Durenan, dan juara tiga As Syifa Trenggalek. Untuk kategori rodhat juara satu adalah Smada Group Trenggalek, Qurrotal A’yyun Trenggalek dan juara tiga SMAN 1 Karangan,” pungkasnya. (adv/Disparbud)

Reporter Angga Prasetya

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date