Fakta-fakta Mengejutkan di Balik Pembuangan Bayi di Pondok Mutiara Sidoarjo

Sidoarjo, koranmemo.com – Dibalik kabar penemuan bayi yang ditelantarkan  hingga penangkapan pelaku yang menggegerkan terdapat satu nama lelaki. Dia merupakan Pria Idaman Lain (PIL) yang saat ini diburu anggota Polsek Sidoarjo Kota.

“Kami berusaha mencari PIL untuk dimintai keterangan terkait aksi pembuangan bayi yang dilakukan oleh pelaku berinisial AN,” terang Kapolsek Kota Kompol Rochsululloh, Kamis (12/9/2018).Dari pengakuan pelaku, sambung Rochsul, pria tersebut berinisial TR. Usianya sekitar 30 tahun. Yang bertempat tinggal di Wilayah Gedangan.

“Saat ini kami sedang mencari pria tersebut. Karena, hasil dari penyidikan pelaku, dia mengaku bayi yang sengaja ditelantarkan itu hasil hubungan gelap (Hugel) atau perselingkuhan dengan pria tersebut,” jelas Kapolsek Sidoarjo Kota.

Diceritakan, selama proses penyidikan, pelaku mengaku jika sejak hamil hingga melahirkan, dan memutuskan untuk membuang bayinya, pelaku yang berdomisili di Perum Pondok Mutiara Sidoarjo ini mengaku jika perbuatan tersebut tanpa sepengetahuan suaminya.

Fakta-fakta terkait aksi pembuangan bayi yang dilakukan AN semakin terungkap dalam. Hal itu usai dilakukan proses penyidikan yang dilakukan penyidik Polsek Sidoarjo Kota.

“Setelah menangkap pelaku dan memeriksanya, petugas juga memintai keterangan suaminya untuk melengkapi berkas perkara,” tambah Kapolsek Sidoarjo Kota Kompol Rochsul, Kamis (13/9/2018).

Dari keterangannya, diketahui, mereka menikah sejak tahun 2005 silam. Sekitar lima tahun lalu, AN juga pernah ketahuan selingkuh dengan pria lain.

Terungkapnya setelah anak ketiganya meninggal dunia beberapa saat setelah lahir. Dari dokter diduga kematian sang bayi akibat ibunya banyak mengonsumsi obat saat hamil.

Suami yang curiga kemudian menelusurinya dan mengetahui istrinya selingkuh. Dikira sudah tobat, ternyata aksi main pria lain kembali terungkap saat kelahiran anak keempat.

“Dari keterangan yang dikumpulkan penyidik, ketika itu terjadi persoalan besar di rumah tangga mereka. Sampai dimediasi pihak desa,” sebut penyidik Polsek Sidoarjo Kota.

Dan AN ternyata tidak berhenti. Hubungan dengan pria idaman lain terus berlanjut. Sampai dia hamil anak kelima, melahirkan, hingga dibuang, dan akhirnya ditangkap petugas kepolisian.

Selama hamil ini, suaminya juga tidak tahu sama sekali. Meski sekitar lima hari sebelum melahirkan, mereka sempat berhubungan badan.

“Termasuk ketika pelaku melahirkan ke bidan, membawa pulang anaknya, dan kemudian membuangnya, sang suami juga tidak tahu,” lanjutnya.

Suami AN baru tahu semua peristiwa itu setelah polisi mendatangi rumahnya untuk menangkapnya.

Perempuan 29 tahun itu sendiri saat ini sudah meringkuk di dalam penjara Polsek Sidoarjo Kota. Dia tertangkap di rumahnya setelah beberapa jam membuang bayinya.

Perbuatan keji yang dilakukan ibu tega membuang darah dagingnya sendiri lantaran takut bayinya itu tidak diterima sang suami sahnya.

AN melahirkan di bidan desa dekat tempatnya tinggalnya pada Selasa pagi. Malam harinya, sekitar pukul 20.30 WIB dia membawa keluar anaknya dari tempat persalinan bidan. Dan, Rabu dinihari sekitar pukul 02.00 WIB, dia membuang bayinya di blok tidak jauh dari tempatnya tinggal bersama suami sahnya yakni di perumahan Pondok Mutiara Sidoarjo.

Pagi sekira pukul 05.30 WIB bayi itu ditemukan pemulung dan dilaporkan ke polisi. Enam jam setelahnya, AN berhasil diringkus petugas. Dia dijebloskan ke dalam penjara dengan jeratan pasal 77 huruf b Undang-undang nomor 36 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Reporter: Yudhi Ardian

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date