Elpiji Melon Langka, Dewan Segera Panggil Dinas Terkait

Jombang, koranmemo.com – Kalangan konsumen di Jombang sedang mengalami kesulitan mendapatkan elpiji 3 kilogram atau elpiji melon sejak dua minggu terakhir. Menyikapi ini, Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang berencana akan memanggil Dinas Perdagangan setempat untuk diklarifikasi.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jombang, Rohmad Abidin mengaku telah mendengar kabar kelangkaan elpiji tiga kilogram tersebut. Namun menurutnya kelangkaan tersebut ditengarai tidak hanya terjadi di Kabupaten Jombang saja.

“Tentu dengan kelangkaan ini kita juga meminta pemerintah dalam hal ini dinas terkait (Dinas Perdagangan, red) untuk melakukan pengawasan,” kata Rohmad Abidin diwawancara wartawan, Jumat (24/8).

Menurut Rohmad, kelangkaan elpiji tiga kilogram yang dirasakan masyarakat tersebut ditengarai akibat beberapa hal, seperti faktor pasokan, faktor distribusi, dan juga karena permainan pasar.

“Ini yang harus segera diketahui pemerintah. Karena informasi yang kita dapat, bukan hanya terjadi di Kabupaten Jombang, tentu ini juga harus disikapi pemerintah tingkat satu (provinsi), dan juga pemerintah pusat,” sambungnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, adanya kelangkaan elpiji tersebut akan merugikan masyarakat. Karena saat elpiji langka maka harga pasti naik.

“Dan mungkin dalam waktu dekat kita juga akan memanggil kepala dinas terkait. Sejauh mana pengawasan dan kita juga ingin mengetahui sejauh mana kelangkaan ini terjadi dan disebabkan oleh apa,” pungkasnya.

Sebelumnya, di berapa daerah keberadaan elpiji 3 kilogram mulai sulit didapatkan. Namun demikian di Jombang sendiri keberadaan gas melon ini masih lancar di pangkalan. Namun kondisi berbeda dialami kalangan konsumen.

Ini seperti diungkapkan Yati (47) pemilik warung Rizky di Desa Jatipelem Kecamatan Diwek. Menurutnya, sudah 2 minggu ini keberadaan elpiji berwarna hijau itu sulit didapatkan.

Reporter : Agung Pamungkas

Editor : Della Cahaya Praditasari

Follow Untuk Berita Up to Date