Edarkan Sabu, Penjual Bubur Ayam Dibekuk

Sidoarjo, koranmemo.com –  Fiqih, warga Jalan Wedoro Belahan 7 RT 06/RW 07 Desa Wedoro, Waru, tukang bubur ayam dicokok Satreskoba Polresta Sidoarjo lantaran nyambi berjualan sabu-sabu (SS).

“Informasi yang didapat, Tersangka ini sering mengecer SS dan menjualnya kepada kawan-kawannya,” ujar Kasat Reskoba Polresta Sidoarjo, Kompol Sugeng Purwanto, Minggu (6/1).

Ditambahkan, penangkapan tersangka bermula dari informasi yang berhasil dikembangkan polisi terkait penyalahgunaan narkotika oleh tersangka. Pria 34 tahun yang keseharianya sebagai penjual bubur ayam itu tak disangka memiliki pekerjaan sampingan sebagai pengecer SS.

Namun karena pekerjaan sampingannya itulah, pria yang juga tamatan Sarjana Pendidikan ini harus mendekam di ruang tahanan Mapolresta Sidoarjo. “Tersangka kita amankan saat berada dirumahnya,” sambung Sugeng.

Saat polisi melakukan penggeledahan di rumah tersangka, pelaku tidak mengelak saat polisi mendapati tiga poket SS yang ditemukan di dalam tas cangklong.

Berbekal dari barang bukti itu, tersangka langsung digelandang ke Mapolresta Sidoarjo untuk penyelidikan lebih lanjut.

Selain mengamankan tersangka, imbuh polisi dengan satu melati dipundak itu, juga sudah mengamankan Andik. Perannya sebagai kurir dari tersangka. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, tersangka juga mengakui jika telah menyerahkan dua poket SS kepada Andik.

Rencananya, barang haram tersebut untuk dikirim ke seorang pembeli. Namun belum sempat diserahkan, baik Fiqih maupun Andik sudah ditangkap polisi.

Kini tersangka hanya bisa mendekam di ruang tahanan Mapolresta Sidoarjo untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Reporter Yudhi Ardian

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date