Edarkan Sabu, IRT dan 2 Laki-laki Diamankan

Lamongan, koranmemo.comTiga orang pengedar sabu-sabu, satu diantaranya  ibu rumah tangga (IRT)  diamankan anggota Sat Reskoba Polres Lamongan Jawa Timur di dua tempat yang berbeda, Senin (16/4).

Tersangka pertama yang diamankan adalah,  Sri Mulyani alias Nova alias Yeyen (38) IRT  warga Karangbong RT 02  RW 02 Kecamatan  Gedangan Kabupaten  Sidoarjo Jawa Timur ditangkap saat hendak transaksi barang haram di Indomart jalan  Raya Pucuk Kecamatan Pucuk Lamongan.

“Dari Sidoarjo ke Lamongan, hendak memperdagangkan sabu-sabu,” kata Kasat Reskoba, AKP Djoko Bisono  Selasa (17/4).

Kedatangan tersangka di Indomart mencurigakan polisi. Tak ingin kehilangan jejak, dua anggota Reskoba mencoba mengembangkan penyelidikan pada diri tersangka.

Saat diinterograsi, tersangka tidak tenang dan jawabannya selalu berubah-ubah. Polisi akhirnya menggeledah korban dan didapati 4 plastik klip berisi sabu-sabu siap edar dengan berat keseluruhan 2, 48 gram.

Rinciannya, plastik ke satu berisi  0, 86 gram, kedua 0, 85 gram, ketiga 0, 42 gram
dan palstik keempat 0, 35 gram.
Alat penghisap, 2 buah pipet, 2  plastik klip kosong, 2 unit HP merek  Nokia warna merah type E 63 dan 1 unit HP Samsung warna putih dan 1buah dompet HP Samsung.

Tak sampai disitu anggota Reskoba terus mengembangkan penyelidikan ke wilayah Kecamatan  Maduran, di toko modern Indomaret. Dua orang tersangka  laki-laki berhasil diamankan.
Mereka adalah Agus Muabidin (40) asal Dusun Ngesong RT 04 RW 08 Desa Sedayulawas Brondong Lamongan dan
Arik Sunaryo (40) warga jalan Pengairan RT 19 RW 03 Desa Sekaran Kecamatan Sekaran  Lamongan.

Dari dua tersangka ini, polisi mengamankan 1 plastik klip berisi sabu seberat 0,28 gram, 2 unit HP  Lenovvo hitam, 1 unit HP Samsung, 2 buah pipet kaca, seperangkat alat hisap, 1 buah korek api gas, 1 kaleng kosong Rokok Gudang Garam, uang tunai Rp 350 ribu dan 1 unit sepeda motor Honda Bead warna putih kombinasi merah nopol S 4121 FA.

“Hari ini juga kita kembangkan untuk mencari jejak tersangka lain dari jaringan ini,” katanya.

Para tersangka dijerat pasal  114 ayat (1 ) Pasal 112 ayat (1) UU RI nomor  35 tahun  2009 dan sekarang mendekam di sel tahanan polres.

Reporter: Suprapto
Editor: Achmad Saichu

 

Follow Untuk Berita Up to Date