Edarkan Sabu, Dituntut 7 Tahun

Lamongan, koranmemo.com – Inilah resikonya berkecimpung dengan obat terlarang jenis narkoba, apalagi sebagai pengedarnya, hukuman tinggi pun pasti menanti. Haryadi Sanusi bin Sanusi Rachman bakalan lama mendekam di penjara lantara dituntut pidana penjara selama 7 tahun oleh JPU Kejari Lamongan.

Dalam tuntutannya, Jaksa Yoyok Junaedi, S.H menyatakan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan perbuatan pidana tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan 1 dalam bentuk tanaman yang beratnya melebihi 5 gram, sebagaimana dalam pasal 114 ayat (2).

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 7 (tujuh) tahun dikurangkan seluruhnya selama terdakwa ditahan dan pidana denda sebesar Rp 1 Miliar dengan ketentuan jika tidak dibayar diganti dengan pidana penjara selama 6 (enam) bulan dengan perintah supaya terdakwa tetap ditahan,” ujar Yoyok dalam persidangan.

Usai mendengarkan pembacaan tuntutan, meskipun tidak didampingi oleh penasihat hukum dari LABH Al Banna, Aris Arianto, S.H lantaran sakit, terdakwa bakal mengajukan pembelaan (pledoi) secara tertulis. “Kami akan mengajukan pembelaan secara tertulis,” sebut terdakwa Haryadi di hadapan ketua majelis hakim, Muhamad Saenal, S.H.,M.Hum, Senin (17/6) di ruang Candra Pengadilan Negeri Lamongan.

Selain itu, dalam tuntutannya pula, JPU menyatakan barang bukti sebanyak 7 poket narkotika golongan 1 bukan tanaman jenis sabu serta 1 hand phone merk honor warna silver, 1 buah tas ransel warna hitam milik terdakwa dirampas untuk dimusnahkan. Sedangkan 1 unit motor honda vario warna hitam dengan nopol W 3383 BM dengan STNK nya dikembalikan kepada terdakwa.

Sekedar diketahui, sekitar tanggal 29 Januari 2019 Satreskoba mendapatkan informasi jika akan ada transaksi narkoba jenis sabu di daerah Kelurahan Blimbing Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. Setelah melakukan penyelidikan akhirnya polisi berhasil menangkap Haryadi yang pada saat itu akan mengantarkan sabu. Saat penggeledahan, polisi menemukan sejumlah sabu yang sudah dikemas dalam kantong plastik kecil.

Untuk tahap pemeriksaan lebih lanjut, polisi seketika itu langsung menggelandang pelaku maupun barang bukti ke unit Satreskoba Polres Lamongan untuk dimintai keterangan guna dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) kemudian hingga pelimpahan perkara ke Jaksa Penunut Umum Kejari Lamongan untuk diajukan ke persidangan. Dalam mengajukan tuntutan, JPU juga mengemukakan pertimbangan hal yang memberatkan maupun meringankan.

Reporter Fariz Fahyu

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date