E-Mas, Mengajak Mendunia dengan Bahasa Inggris

Kediri, Koranmemo.com – Tekad Pemerintah Kota Kediri untuk mempersiapkan diri dalam menyambut Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dengan membuat  program belajar Bahasa Inggris gratis  English-Massive (E-Mas) disetiap keluarahan , dsambut baik warga Kota Kediri. Sambutan luar biasa dari warga Kediri tampak dari target jumlah spot selama 1 tahun yang awalnya sebesar 42 spot dan sampai saat ini jumlah spot yang aktif sudah mencapai 108 spot, bahkan puluhan spot masih menunggu untuk segera bisa aktif.Jumlah partisipan pun juga mencapai 2,313. Program yang dibina Dinas Pendidikan Kota Kediri ini, merupakan program unggulan Pemerintah Kota Kediri dari warga, untuk warga dan oleh warga Kota Kediri sendiri, Chevy Ning Suyudi. ST,M.T. Direktur E-Mas menuturkan,” program ini murni partisipasi masyarakat, tempat dan fasilitas pendukung semua warga yang menyiapkan,  Pemerintah Kota hanya memfasilitasi berupa  Tutor, saat ini sudah ada 41 orang yang disiapkan Pemerintah Kota Kediri.” Proses belajar mengajar program E-Mas tidak melulu konsep edukasi tetapi juga dimasukan unsur entertainment. “ Biar tidak bosan, kan  yang ikut  Program E-Mas  tidak hanya anak-anak , tapi juga remaja dan dewasa, makanya dalam program pengajaran dimasukan unsure entertainment tapi tetep prosesnya berbahasa Inggris. Kadang para parsipan diajak belajar di luar kelas dengan games , wisata, memutar film. Bahkan untuk terjalin sliturahmi diantara partiipasi E-Mas kita juga mengadakan lomba untuk semua partisipan E-Mas di tempat wisata. Bahkan Pak Abu Bakar Walikota  mengusulkan  untuk hadiah medalinya,  benar benar terbuat dari Emas, agar mereka bangga dan ada manfaatnya “ Kata Chevy. Perhatian makin tumbuh. E-Massive effect (sebutan untuk masyarakat yg kena efek English Massive) telah memberikan pengaruh terhadap setiap lini, untuk membantu Dinas dan Pemkot Kediri  seperti menyelenggarakan lomba yang bertajuk English Contest for English Massive. Bahkan Peace-Corps, sebuah lembaga milik United States of America yang ikut mendukung dan  membantu acara speaking outing sebagai guest star dan judges. Belum lagi beberapa native speakers yang sengaja dihadirkan untuk menambah pengalaman tutors dan partisipan untuk belajar dari ahli dan aslinya. Fakhrur Rozi, Penanggung Jawab Spot YPI Roudhotul Huda – Kelurahan Ngampel mengungkapkan bahwa E-Mas Membumikan Bhs Inggris di Masyarakat. Mulai anak sampai Bapak, Mulai Ibu sampai Putu. Menujunkan Harapan besar program E-Mas mampu memajukan masyarakat kota Kediri lewat jalur pendidikan, khususnya Bahasa Inggris. “Antusias warga untuk menitipkan putra/putrinya semakin bertambah,apalagi tidak dipungut biaya. Semoga kegiatan mulia ini menjadikan apa yang menjadi tujuan kita bersama dapat tercapai…Amin”. Tutur Putut Bambang PJ Kelurahan Betet. Dengan adanya E-Mas diharapkan kualitas sumber daya manusia di Kota Kediri bisa meningkat, daya saing warga juga bisa meningkat dalam menyambut MEA serta warga Kota Kediri bisa memiliki kemampuan Bahasa Inggris. Ditegaskan Direktur E-Mas,” Seperti tagline-nya, Mendunia dengan Bahasa Inggris, kehadiran E-Mas di tengah-tengah warga Kediri mampu mengantarkan mereka mendunia dengan kemampuan bahasa Inggris..”(Benk)

Follow Untuk Berita Up to Date