Dua Perampok Ditembak, Berusaha Kabur Saat Olah TKP

Tulungagung, koranmemo.com-Dua dari empat pelaku perampokan terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, karena berudaha kabur saat dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung.

“Ya kami terpaksa melumpuhkan dua dari empat pelaku dengan timah panas, karena mencoba melarikan diri saat dilakukan oleh TKP kasus pencurian dana ADD dan DD di Kecamatan Sumbergempol,” ungkap KBO Reskrim Iptu Hery Poerwanto kepada Koranmemo.com.

Dua pelaku yang dilumpuhkan adalah Budi Waluyo (50) warga Jl Nakula Dusun Tulusaya RT 05/RW 01 Desa Sidorahayu Kecamatan Wagir Kabupaten Malang dan Salman (40) warga Jl Urip Sumoharjo No 6 RT 01/RW 01 Desa/Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan.

Dijelaskan, sebelumnya anggota polantas Polres Tulungagung menangkap empat kawanan perampok dengan modus pecah ban, Jumat (11/1) di depan Kampus IAIN Jl Major Sujadi Desa Plosokandang Kecamatan Kedungwaru.

Keempatnya dibekuk seusai kepergok mencongkel pintu mobil pikup  Isuzu Panther nomor AG 8473 RH yang berhenti di sebelah timur Markas Kafe di Jalan Soekano-Hatta.

Keempat pelaku adalah Rizky saputra (48) warga Perum Kahuripan Nirwana Village Blok AA2 No. 16 Sidoarjo, Budi Waluyo (50) warga Jl Nakula Dusun Tulusaya RT 05/RW 01 Desa Sidorahayu Kecamatan Wagir Kabupaten Malang, Salman (40) warga Jl Urip Sumoharjo No 6 RT 01/RW 01 Desa/Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan, dan Zainudin (52) warga Jl Teuku Umar Kelurahan Ujung Pandang Baru Kecamatan Taluk Kota Makasar.

Setelah dilakukan pemeriksaan sementara terhadap keempat pelaku, ternyata keempat pelaku pernah melakukan perampokan pada September 2017 terhadap korban Agus Muhaji selaku Kepala Desa Doroampel Kecamatan Sumbergempol.

Waktu itu Agus Muhaji, sepulang mengambil uang senilai Rp 49 juta dari bank Jatim di kawasan Ngunut di mana uang tersebut merupakan dana ADD dan DD, ketika memasuki jalan raya masuk Desa Sumberdadi Kecamatan Sumbergempol, tiba-tiba ban mobil Toyota Avanza warna putihnya yang dikemudikan oleh korban mengalami ban kempes. Kemudian korban turun dari mobil dan memperbaiki ban tersebut. Saat dilakukan penggantian ban, kawanan pelaku berhasil menggondol uang tersebut.

Ditambahkan, dari keterangan itu pihaknya langsung melakukan olah TKP di lokasi tersebut. Namun, ketika olah TKP berjalan kedua pelaku mencoba melarikan diri, dan terpaksa petugas melumpuhkan pelaku menggunakan timah panas tepat mengenai kaki pelaku. “Ya kami terpaksa melumpuhkan pelaku. Diperkirakan masih banyak TKP lainnya, ini kami masih dalami,” tegasnya.

Reporter : Yoppy Sandra W

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.