Dua Pengangguran Edarkan Dobel L

Kedua tersangka diamankan di Polres kemarin. (memo/deny)
Kedua tersangka diamankan di Polres kemarin. (memo/deny)

Tulungagung, Memo-Pujianto (25) dan Ahmad Winarno (20) keduanya warga Desa / Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung, Jumat (20/6) sekitar pukul 20.00 WIB ditangkap buser Satreskoba Polres. Mereka berdua terbukti sebagai pengedar sediaan farmasi yang tidak memiliki izin edar berupa pil jenis dobel l. Dari penangkapan terhadap kedua pelaku petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 30 butir pil dobel l yang dibungkus kertas grenjeng, dua buah ponsel, serta uang tunai Rp 45.000  dari hasil penjualan pil haram tersebut. Selanjutnya kedua pelaku beserta barang bukti diamankan di Polres Tulungagung guna proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Tulungagung AKBP Whisnu Hermawan Februanto melalui Kassubag Humas AKP Dwi Hartaya mengatakan, kedua pelaku ditangkap setelah petugas melakukan penyelidikan dan memantau aktivitasnya.

Hartaya melanjutkan, ketika petugas sedang menyisir jalan raya Sendang secara kebetulan bertemu dengan salah satu target operasi yang sedang melintas, selanjutnya petugas langsung meringkus dan dilakukan penggeledahan tehadap Pujianto. Hasilnya petugas menemukan 24 butir dobel l terbungkus grenjeng di saku celana sebelah kanan. Setelah diinterogasi, Pujianto mengaku mendapatkan barang haram itu dari Ahmad Winarno. “Pujianto mendapatkan pil dobel L dariAhmad Winarno,”ujarnya.

Setelah mendapatkan informasi dari Pujianto petugas bergegas menggerebek rumah Ahmad Winarno dan menemukan 6 butir pil dobel l yang dibungkus dengan plastik dan ditaruh di atas pintu serta uang tunai Rp 15.000 dari hasil jualan pil. Selanjutnya pelaku diamankan di Polres Tulungagung guna proes hukum lebih lanjut. “Pelaku dijerat pasal 197 juonto 196 UU RI nomer 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman 15 tahun kurungan penjara,” pungkasnya. (c1/JB)

Follow Untuk Berita Up to Date