Dua Pejabat DLH Pemkab Madiun Dihukum 2 Tahun Penjara

Madiun, koranmemo.com – Dua pejabat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) non aktif Pemkab Madiun Bambang Brasianto dan Priono Susilo Hadi, terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan korupsi proyek operasional dan pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kaliabu 2017 senilai Rp 850 juta.

Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jawa Timur menjatuhkan vonis 2 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider 2 bulan kurungan kepada kedua terdakwa, dalam persidangan digelar pada tanggal 24 Mei lalu dengan Ketua Majelis Hakim I Wayan Sosiawan.

“Kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 3 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2001 perubahan atas Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tidak Pidana Korupsi,” kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun Bayu, kepada wartawan dikantornya, Rabu (19/6).

Dijelaskan, vonis yang dijatuhkan kepada Bambang Brasianto lebih tinggi dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntutnya satu tahun enam bulan penjara. Sedangkan vonis dua tahun yang dijatuhkan kepada Priono Susilo Hadi konform dengan tuntutan JPU.

Selain itu, tambahnya, kedua terdakwa juga diwajibkan mengembalikan kerugian negara total sekitar Rp 417 juta.

Rincian kurang lebih Rp 311 juta wajib dikembalikan oleh terdakwa Bambang Brasianto dan sekitar Rp 138 juta wajib dikembalikan oleh Priono Susilo Hadi. “Kedua terdakwa menerima putusan Majelis Hakim,” tambahnya.

Diketahui, Jaksa penuntut umum (JPU) menuntut Bambang Bras dan Priono satu setengah tahun penjara. Sedangkan anak buahnya selaku Pejabat pembuat komitmen (PPK) dituntut dua tahun penjara.

Reporter Juremi

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date