Dua Kelompok Pemuda Bentrok, Saling Lempar Batu

Malang, koranmemo.com – Aksi tawuran dua kelompok pemuda membuat geger warga sekitar Jalan MT Hayono, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Minggu (1/7) malam. Dua kelompok pemuda yang terlibat aksi bentrokan adalah beberapa pemuda asli Papua yang tinggal di sana dan beberapa pemuda yang memang merupakan warga asli Kelurahan Dinoyo.

Dari informasi yang dihimpun, bentrokan tersebut berawal dari habisnya masa sewa rumah yang dihuni pemuda asal Papua.  Pengurus RT dan RW setempat meminta penghuni kontrakan untuk pindah dari rumah tersebut, karena selain memang masa sewa sudah habis, masyarakat mengaku merasa terganggu dengan kehadiran para pemuda Papua yang menurut mereka sering melakukan aktivitas yang membuat gaduh di rumah kontrakan mereka. Namun, para penghuni bersikukuh, masa sewa rumah tersebut masih ada dan mereka menolak pindah.

Salah satu saksi yang enggan disebut namanya mengatakan, karena kedua belah pihak tidak ada yang mau mengalah, akhirnya terjadi adu mulut yang berujung kemudian pengusiran terhadap para penghuni rumah kontrakan tersebut. “Mereka tetap ngotot jika masa sewa masih ada. Padahal kata pemilik kontrakan masa sewa sudah habis. Setidaknya ada sekitar 15 orang yang akhirnya keluar,” ujarnya.

Pada saat keluar dari gang 8 itu, mereka berpapasan dengan sekelompok pemuda yang baru saja menyaksikan pertandingan sepak bola di Stadion Gajayana Malang. Dari informasi yang beredar, para pemuda asal Papua ini sempat mengatakan Papua Merdeka, yang terdengar oleh sekelompok pemuda lainnya. Itulah yang kemudian memicu  terjadinya adu fisik dan saling lempar batu hingga ke arah jalan raya.

Para pemuda Papua bergerak ke timur ke arah Jalan Sukarno Hatta dan Betek. Sedangkan kelompok pemuda pendukung bola berjaga di kampung Dinoyo gang 8. Adanya kejadian ini mengakibatkan kemacetan panjang mulai depan Universitas Brawijaya (UB) hingga kawasan Tlogomas. Situasi kembali kondusif setelah kedua belah pihak dibubarkan oleh pihak kepolisian sekitar pukul 21.20 WIB.

Sementara , Kapolsek Lowokwaru, Kompol Pujiono mengatakan, kasus kerusuhan ini sudah ditangani pihak Polres Malang Kota. Pihaknya tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait kasus ini. “Saat ini sudah ditangani Polres Malang Kota. Silahkan cari keterangan disana,” pungkasnya.

Reporter: Yudha Kriswanto

Editor: Della Cahaya Praditasari

Follow Untuk Berita Up to Date