Dua Jembatan di Madiun Terancam Ambrol

Madiun, koranmemo.com – Dua jembatan penghubung di Desa Kertosari, Kecamatan Geger, dan Desa Bajulan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun terancam ambrol. Sebab, pondasi jembatan keropos tergerus air.

“Dua jembatan yang fondasinya keropos. Gerusannya mencapai 50–60 persen,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Arnowo Widjaja kemarin (13/3).

Sejumlah jembatan aset desa juga mengalami kerusakan. Beberapa yang terdata ada di Desa Klumutan, Saradan, dan Bulakrejo, Balerejo.
“Lainnya masih diinventarisasi,” ujarnya.

Pendataan infrastruktur rusak akibat banjir, jelasnya, meliputi estimasi harga perbaikan sementara. Kebutuhan diperkirakan mencapai Rp 2,2 miliar.
Sementara itu, kondisi jembatan Kertosari cukup memperihatinkan. Jembatan sepanjang 30 meter itu kini hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

Pondasi bagian timur sebelah utara ambles sedalam sekitar lima meter.  ‘’Kejadiannya saat banjir Kamis subuh (7/3). Tahu ambles warga langsung inisiatif menutup jalan untuk roda empat,’’ ungkap Asep Siswanto warga desa setempat.

Reporter Juremi

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date