Dua Bocah Tewas di Kolam Ikan

Kediri, koranmemo.com – Warga Kelurahan Banjarmlati, Kecamatan Mojoroto Senin (23/10) malam geger. Dua bocah lelaki ditemukan meninggal dunia di sebuah kolam ikan milik warga setempat. Kedua anak tersebut adalah Farel (7) dan Septian (4).

Informasi yang dihimpun Koran Memo peristiwa itu diketahui Imam, pemilik kolam sekitar pukul 22.00 WIB. Malam itu Imam ingin mengecek kolam ikannya karena merasa curiga dengan kondisi kolamnya yang berantakan. Saat itulah Imam mengetahui jika ada seorang anak yang mengapung di kolam ikan.

Sebelumnya Imam sudah curiga sejak sekitar pukul 17.00 WIB saat hendak memberi makan ikan. Pasalnya dia melihat botol air mineral di dalam kolam. Selain itu Imam juga melihat batu bata pembatas kolamnya dalam keadaan berserakan. Namun sore itu Imam tidak melakukan pengecekan lebih dalam kondisi kolamnya. Dia kembali ke rumahnya yang letaknya tak jauh dari kolam ikan. Baru pada malam harinya, Imam merasa tidak nyaman dan ingin mengecek kodisi kolam ikannya untuk memastikan tidak ada masalah apapun.

Saat itulah Imam mengetahui jika ada sosok mayat yang mengapung di kolam ikannya. Kejadian tersebut langsung diberitahukan kepada warga sekitar dan pihak kepolisian untuk dilakukan evakuasi. Wargapun mengetahui jika mayat tersebut adalah Septian.

Mendapat kabar tersebut warga langsung melakukan evakuasi jasad korban. Warga pun mencari Farel yang sejak pagi hari keluar bersama Sepian. Diduga tubuh korban masih berada di dalam kolam. Selang beberapa menit warga berhasil mengangkat tubuh Farel yang  sudah dalam keadaan kaku.

Suratim, Ketua RT setempat mengatakan, sejak pukul 11.00 WIB, keluarga korban sudah melakukan pencarian terhadap Farel dan Septian. Karena sering bermain sampai lupa waktu, ibu korban belum menganggap serius. “Setelah pulang dari pengajian, Pak Imam merasa tidak enak dengan kondisi aneh kolamnya sehingga kembali ke kolam dan melihat tubuh salah satu anak ini sudah mengapung. Kolam itu memiliki kedalaman sekitar 2 meter,” ungkapnya

Penemuan ini segera dilaporkan ke warga dan diteruskan ke Polsek Mojoroto. Jasad keduanya langsung dibawa ke RS Bhayangkara guna mengetahui penyebab kematiannya. Sementara dari visum luar tidak ditemukan bekas luka apapun di tubuh korban. Keduanya ditemukan juga masih dalam kondisi berpakaian lengkap.
“Pagi hari kemarin korban di makamka. Berdasarkan hasil visum tidak ditemukan tanda penganiayaan,” ungkap Kasubbag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar. (ram)

 

Follow Untuk Berita Up to Date