DPRD Ponorogo Perjuangkan 2.000 Jamkesda Tahun Depan

Ponorogo, koranmemo.com – Masih banyaknya warga miskin di Ponorogo yang belum tercover Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), membuat kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ponorogo bergerak cepat.

Bahkan, tahun depan kalangan legislatif Ponorogo ini mewacanakan penganggaran dana Rp 2 miliar pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018, untuk mengcover Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dengan kuota mencapai 2.000 jaminan.

Ketua komisi D DPRD Ponorogo, Ubhail Islam mengatakan, saat ini pihaknya tengah memperjuangkan anggaran Rp 2 Miliar pada pembahasan Rancangan-APBD tahun 2018. Nantinya untuk warga miskin yang belum tercover JKN dan Jamkesda, hanya dengan mengantongi surat miskin dari desa sudah dapat mengakses Jamkesda yang di sediakan daerah ini.

” Bekerja sama dengan Dinas Sosial, Jamkesda tahun 2018 dapat mengakses 2.000 jaminan. Sehingga warga miskin hanya membutuhkan surat keterangan miskin dari desa, sudah bisa mengakses Jamkesda bila dirawat di rumah sakit,” ujarnya, Senin (13/11).

Pihaknya mendesak Pemkab untuk ikut mendukung anggaran Jamkesda ini. Sehingga warga miskin yang menjalani perawat di rumah sakit yang terintegrasi dengan Jamkesda dapat bebas dari biaya perawatan.”Kita harapkan anggaran ini bisa tercover di APBD tahun depan, sehingga warga miskin tidak kebingungan biaya saat menjalani perawatan,”pungkasnya.

Reporter: Zainul Rohman

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.