Dituding Gagal Tekan Angka Kecelakaan, Program ACS Dishub Tamat?

Ponorogo, koranmemo.com – Program Angkutan Cerdas Siswa (ACS) milik Dinas Perhubungan (Dishub) Ponorogo, tampaknya tidak akan bertahan lama. Ini setelah, Satuan lalu Lintas (Sat-Lantas) Polres Ponorogo sebagai salah satu pencetus program ini, mulai berpikir ulang terkait masa depan program yang digadang-gadang sebagai angkutan masa depan pelajar Ponorogo tersebut.

Wacana ini diambil lantaran, sejak dirilis Pebruari 2017 lalu Program ACS dituding tidak sukses menekan angka kecelakaan yang melibatkan pelajar.

Pada 2017 lalu misalnya, kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar di Ponorogo masih tinggi, yakni mencapai angka 174 kasus dari 567 kejadian kecelakaan. Angka ini naik 30% ketimbang tahun 2016 atau sebelum ACS dirilis, yakni 112 kasus dari 346 kejadian laka lantas.

Pernyataan ini disampaikan, Kaur Bin Ops (KBO) Sat-lantas Polres Ponorogo Iptu Yudi Kristiawan, usai melakukan sosialisasi operasi keselamatan Semeru 2018 kepada puluhan pengemudi ACS di Alun-alun Ponoroggo, Rabu (7/3).

Dikatakan, evaluasi ACS perlu dilakukan mengingat masih banyaknya pelajar yang menggunakan sepeda motor hingga kini. Hal ini menjadai bukti tidak suksesnya program ACS yang dilakukan.” Kalau kita lihat masih banyak pelajar yang memakai sepeda motor di jalan. Ini harus kita evaluasi ulang, artinya apa faktornya, bagaimana kendalanya harus kita bahas bersama,” ujarnya, Rabu (7/3).

Untuk itu lanjutnya, pihaknya akan segera mengundang Dishub untuk membahas masa depan ACS dalam waktu dekat ini.”Segera kita bahas bersama dinas terkait. Tujuan program ini semula untuk menekan angka laka lantas pelajar,” ungkapnya.

Reporter: Zainul Rohman

Editor: Achmad Saichu