Ditinggal Cari Tupai, Kandang Sapi Terbakar

Nganjuk, koranmemo.com – Sebuah kandang sapi terbuat dari kayu jati ukuran 5 meter X 10 meter milik Kinung (42) warga Dusun Kedungpingit Desa Sambikerep Kecamatan Rejoso, Kamis (28/6) diketahui pukul 11.30 WIB. Beruntung sapi yang ada di kandang tersebut lepas, namun kerugian material ditaksir mencapai belasan juta rupiah.

Kebakaran kali pertama diketahui oleh Ari (18), yang rumahnya bersebelahan dengan korban. Waktu itu dia melihat sapi milik korban yang berada di kandang milik korban lompat-lompat dan terlepas.

Dia juga melihat kepulan asap membumbung tinggi yg berasal dari kandang milik korban. Mengetahui itu, Ari langsung memberitahu Sulastri (38) istri korban  yang saat itu berada di depan rumah.

Dikabari jika kandangnya terbakar, Sulastri langsung mengecek ke belakang rumah dan diketahuyinya jika kandang tersebut benar-benar terbakar. Seketika itu Sulastri berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.

“Selanjutnya, Sulastri menghubungi suaminya yang kala itu tidak berada di rumah karena sedang mencari tupai. Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada perangkat desa setempat dan diteruskan ke Polsek Rejoso,” kata Ipda Trubus Paur Humas Polres Nganjuk.

Warga yang mendengar teriakan istri korban, lanjut trubus, segera melakukan pemadaman api dengan alat seadanya. Sekitar pukul 13.00 WIB, api berhasil dijinakkan warga.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kata Trubus, diperkirakan api berasal dari arang kayu bakar sisa memasak tahu yang dikumpulkan oleh korban di dekat kandang sapi dekat tumpukan jerami kering.

“Diduga kebakaran dipicu percikan api dari arang dan mengenai jerami. Untuk korban jiwa nihil, korban ternak nihil. Kerugian material ditaksir mencapai Rp 15 juta,” pungkasnya.

Reporter : Muji Hartono

Editor      : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date