Ditemukan di Tepi Sungai, Bocah 7 Tahun Gegerkan Warga

Kediri, koranmemo.com – Anak laki-laki, diketahui bernama Afit, sempat membuat geger warga Desa Ngablak Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri. Pasalnya, bocah usia 7 tahun ini ditemukan di tepi sungai DAM Bendo Krosok Desa Ngablak, oleh tiga pemuda setempat, Jumat (19/4) sekitar pukul 17.00 WIB. Beruntung, anak tersebut diketahui pihak keluarga melalui grup media sosial petugas Polri dan TNI yang bertugas di Balai Desa Ngablak.

Kapolsek Banyakan, AKP Priyono mengatakan, sebelum petugas Polri dan TNI menyebarkan informasi melalui grup media sosial, ada tiga remaja sekolah menengah atas (SMA) yang kebetulan melintas di jembatan sebelah selatan Makam Syech Abdul Mursyad, dan mendengar suara anak kecil. “Saat diperiksa, ternyata ada anak kecil yang berada di tepi sungai,” jelasnya.

Ternyata, anak tersebut tidak bisa naik ke atas tanggul, dan hanya mondar – mandir di tepi sungai. Setelah ketiga remaja tersebut membantu anak, mereka mencoba menanyakan nama dan alamat. Namun, saat berusaha mengantar ke rumah, anak ini hanya menunjuk ke beberapa arah saja sehingga ketiga remaja bingung.

Karena bingung, akhirnya anak tersebut dibawa ke Balai Desa Ngablak, karena banyak petugas yang berjaga mengamankan rekapitulasi hasil pemilu serentak. “Petugas juga mencoba mencari tahu, siapa nama dan di mana rumahnya. Tapi, anak tersebut memiliki keterbatasan komunikasi, yang akhirnya petugas mencoba menyebarkan informasi tersebut,” sahutnya.

Sekitar pukul 19.00 WIB, salah satu petugas di Desa Sendang mengetahui identitas anak tersebut. Pihak keluarga pun segera tiba ke Balai Desa Ngablak, dan membawa anak tersebut ke rumah yang berada di RT 03/RW 02 Desa Sendang Kecamatan Banyakan.

Dari informasi yang diperoleh, anak tersebut sekarang tinggal bersama Abaz Aziz (45) yang tak lain pamannya. Pasalnya, sang ayah sudah meninggal dunia dan ibu Afit juga mengalami keterbatasan fisik. Selain itu, Afit pergi ke sungai karena ingin mencari ikan, namun ini sangat berbahaya mengingat debit air dapat meningkat sewaktu-waktu karena sekarang memasuki musim hujan sehingga sering terjadi air kiriman dari aliran sungai yang berada di pegunungan.

Reporter Okpriabdhu Mahtinu

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date