Diserang Wabah Lalat, Warga Ngompro Demo Tuntut Kandang Ayam Ditutup

Ngawi, koranmemo.com – Sepekan diserang wabah lalat, warga Desa Ngompro, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Desa setempat, Jumat (11/1). Warga menuntut pemerintah desa menutup usaha peternakan ayam potong milik warga setempat.

Sebab, gerombolan lalat menyerang pemukiman warga diduga berasal dari kadang ayam tersebut. “Kami minta kandang ayam tersebut ditutup. Sebab menimbulkan lalat yang berdampak pada menurunnya omset pedagang dan kesehatan warga,” kata Eko Agus salah satu warga setempat.

Dalam aksinya, warga diterima Kepala Dusun Pilang Suyanto. Dia mengatakan sudah koordinasi dengan sejumlah pihak terkait. Mulai Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) maupun Dinas Pertanian dan Peternakan. “Kami sudah meminta saran dari dinas terkait, jika memang usaha itu (ternak ayam-red) belum standart lebih baik ditutup,” ungkapnya.

Pihaknya juga sudah menyampaikan kepada pemilik ternak ayam untuk melengkapi perizinananya jika mau dilanjutkan. Dan pihak pemilik peternakan menyanggupi mengurus izin. Tapi kenyataannya sekarang setelah sekitar sebulan usaha berjalan tidak dilengkapi izin sama sekali.

Satpol PP Ngawi juga langsung turun ke lapangan menutup sementara ternak ayam tersebut. “Kami akan menutup paksa jika pihak pengusaha masih melanjutkan usahanya, saat ini masih kami hentikan sementara,” tandas Kasi Pembinaan Pengawasan dan Penyuluhan Satpol PP Ngawi Arif Setiyono.

Reporter Dika Abdilah/ Juremi

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date