Disanksi Bawaslu, Tiga Kades Terancam Dipecat

Ponorogo, koranmemo.com – Setelah melakukan penyelidikan dua pekan lamanya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ponorogo akhirnya menyatakan 3 Kepala Desa (Kades) di Ponorogo terbukti bersalah ikut terlibat dalam kampanye akbar salah satu Parpol di Kabupaten Magetan pada Minggu (7/4) lalu. Mereka pun terancam sanksi akibat ulahnya tersebut.

Sayangnya Bawaslu enggan membeberkan identitas 3 Kades yang dijatuhi sanksi tersebut. Namun diketahui mereka berasal dari desa di Kecamatan Ngebel, Jenangan, dan Balong.

Divisi Penindakan dan Pelanggaran Kampanye Bawaslu Ponorogo Marji Nurcahyo mengatakan, ketiga kades tersebut terbukti melanggar UU Desa Pasal 29 huruf C dan UU No. 6 Tahun 2014 yang menyatakan kepala desa dilarang ikut serta terlibat dalam kampanye atau pemilu kepala daerah. ” Hasil dari klarifikasi ketiganya terbukti ikut serta dalam kampanye tersebut,” ujarnya, Selasa (15/5).

Marji mengungkapkan, pihaknya telah berkirim surat ke Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni terkait penjatuhan sanksi terhadap ketiganya. Tak tanggung-tanggung ketiganya terancam dipecat dari jabatanya. “Kita sudah kirim suratnya ke Bupati, terkait sanksi ketiga kades tersebut. Bisa berupa sanksi lisan atau tulisan. Bisa juga sanksi pemberhentian sementara atau dapat dilanjutkan dengan pemberhentian,” jelasnya.

Bawaslu menegaskan pihaknya bakal mengawal sanksi yang diberikan kepada ketiga kades tersebut.”Kami terus kawal sampai sanksi yang diberikan seperti apa,” pungkasnya.

Reporter Zainul Rohman
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date