Diringkus Usai Antar Anak

Penangkapan Terduga Teroris

Magetan, koranmemo.com – Sebuah rumah di Jl Hasanudin Kelurahan Selosari Kecamatan/Kabupaten Magetan digeledah tim gegana, Selasa (25/10). Penggeledahan dilakukan menyusul dugaan keterkaitan pemilik rumah berinisial GW (48) dalam jaringan teroris. Indikasi ini muncul setelah polisi melakukan pengembangan usai penangkapan Sulistyono, terduga anggota JI di Karanganyar Jawa Tengah.

Informasi yang dihimpun Koran Memo, sebelum penggeledahan dilakukan, polisi lebih dulu menangkap GW sekitar pukul 06.30 WIB di depan salah satu SD di Jl Mayjen Sutoyo setelah mengantarkan anaknya bersekolah. GW langsung dibawa ke Mapolres Magetan untuk dimintai keterangan.

Berselang 30 menit kemudian, tim gegana langsung mendatangi rumah GW dan melakukan penggeledahan. Hasilnya polisi menyita, sejumlah barang yakni 1 set komputer dan CPU,16 buah senjata tajam berupa 2 pedang, 2 celurit, 5 pisau lempar,7 pisau, 2 buah rompi, 6 buku tolkhu/jihad, 5 unit HP,1 lem, kalsium, arang, kaset, bahan almunium, 1 buah walkman dan 3 buah kaset, 6 buah potongan paralon, paku dan 1 buah korek api, 8 buah baterai jam dinding, serta potongan kabel dan isolasi.
Hingga berita ini ditulis belum ada penjelasan rinci dari kepolisian tentang penangkapan dan penggeledahan tersebut. “Keduanya sudah ditangkap pagi tadi,” kata AKP Partono, Kasat Reskrim Polres Magetan singkat.

Namun informasi yang dihimpun Koran Memo, GW diduga terkait kelompok Jamaah Islamiyah (JI). Kabar yang dihimpun menyebutkan GW ditengarai berperan dalam divisi pengamanan logistik, pencarian jalur logistik, dan pengamanan kegiatan.

Sementara itu, penangkapan terhadap GW membuat para tetangganya terkejut. Pasalnya sehari – hari tidak ada yang mencurigakan dalam aktivitas pria yang sehari – hari bekerja di Lingkungan Industri Kulit (LIK) itu. Meski dinilai tertutup, tidak ada yang aneh pada GW dan keluarganya. ” Sehari-hari biasa berkumpul dengan tetangga, kami tidak curiga sama sekali”, kata Suparman, warga setempat.

Terpisah, Bupati Magetan, Sumantri meminta seluruh jajarannya lebih aktif memantau kondisi di lingkungan kerja maupun tempat tinggal dari aktivitas yang mencurigakan. Adapun tentang status istri GW yang dikabarkan merupakan PNS, Bupati Sumantri mengatakan yang bersangkutan sudah mengundurkan diri. “Sudah mengundurkan diri sebagai PNS yang bersangkutan. kita akan desak seluruh pejabat desa dan kelurahan untuk aktif laporkan kegiatan warga dan identitas warga yang melibatkan warga luar Magetan melakukan kegiatan di Kabupaten Magetan,” ujar Sumantri.(ton/rik)
 

 

 

 

 

 

 

 

Follow Untuk Berita Up to Date