Dinilai Hambat Roda Pemerintahan, Dewan Desak Bupati Definitif

Trenggalek, koranmemo.com – Masa transisi berkepanjangan kepala daerah di Kabupaten Trenggalek mendapat respon wakil rakyat. Mereka khawatir nantinya bakal berdampak pada jalannya roda pemerintahan. Masa transisi berkepanjangan dinilai sangat tidak menguntungkan terhadap jalannya roda  pemerintahan.

Samsuri, Ketua Komisi I DPRD Trenggalek menilai, terdapat perbedaan antara pelaksana tugas (plt) dengan bupati definitif. Oleh sebab itu kalangan legislatif tengah memastikan sejauh mana tahapan menuju definitif itu berproses. Pasalnya status kepala daerah saat ini dinilai menghambat jalannya roda pemerintahan.

“Target kami ketika ada titik yang perlu disempurnakan, agar pemerintahan ini berjalan normal. Kami meelimiter persepsi yang selalu mengatakan masa transisi. Masa transisi ini sangat tidak menguntungkan untuk jalannya pemerintahan,” ujarnya kepada koranmemo.com saat dikonfirmasi.

Terbukti dengan sejumlah permasalahan yang dihadapi organisasi perangkat daerah (OPD) mitra kerjanya. Misalnya, pengangkatan kepala desa secara definitif pasca pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak dinyatakan rampung. Pelantikan kepala desa harus dilakukan oleh bupati definitif.

“Yang menentukan nanti juga bupati. Aturannya ketika berita acara sudah ditetapkan oleh BPD, sebulan paling lambat bupati harus membuat surat keputusan. Paling lambat sebulan kemudian bupati melantik. Bahasanya bupati, kalau yang ada saat ini bagaimana. Kami sudah melakukan kajian bersama (eksekutif,red) agar tidak keliru,” jelasnya, sembari menyebut problema lainnya.

Kalangan legislatif berharap Mas Ipin sapaan akrabnya plt Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dapat segera menjadi definitif agar roda pemerintahan berjalan dengan lancar. Pasalnya kalangan legislatif menilai telah lama mengajukan proses pergantian tersebut.

“Kami sudah sekian waktu menggulirkan usulan pasca dilantiknya Pak Emil, wakil bupati kami usulkan untuk mengisi jabatan bupati. Ketika SK bupati nanti turun otomatis kami akan lantik. Ketika sudah definitif otomatis kegiatan pemerintahan sudah seperti sebelumnya,” pungkasnya.

Reporter Angga Prasetya

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date