Diet Sehat Saat Puasa Agar Proses Detox Sempurna

Bulan ramadan hanya tinggal besok.  Inilah bulan yang tepat bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan sambil menjalankan kewajiban sebagai umat Islam. Berpuasa selama 12 jam bisa menjadi detox alami yang ampuh asalkan pola makan Anda selama bulan Ramadan sudah tepat.  Bagaimana itu?  Simak ulasan berikut ini.

Mengapa Puasa Disebut Sebagai Detox Alami?

Para dokter dan pakar kesehatan mengatakan, saat berpuasa, 5 organ yang berperan penting dalam sistem pencernaan, yakni pankreas, usus halus, usus besar, lambung, dan hati bisa beristirahat selama 12 jam.  Dengan demikian, 5 organ tersebut bisa kembali ke fungsinya semula.  Selain itu, pada saat berpuasa, akan terjadi penurunan signifikan dari racun-racun jahat dalam tubuh kita yang dihasilkan oleh proses pencernaan makanan.  Makanya, puasa dipercaya sebagai proses detox alami untuk tubuh manusia.

Cara Diet di Bulan Ramadan

Cara diet di Bulan Ramadan sebenarnya cukup mudah.  Pada dasarnya, tidak mengisi perut kita selama 12 jam juga sudah termasuk diet sekaligus detox.  Namun ada beberapa pola makan yang harus kita perhatikan, agar saat diet, bukan hanya kurus namun juga sehat.

Yang pertama adalah, jangan sampai meninggalkan makan sahur.  Sengantuk apapun Anda, sahur tidak boleh ditinggalkan untuk menghindari tubuh lemas saat siang dan berujung pada porsi buka berlebihan.  Pastikan menu sahur anda mengandung kadar lemak yang rendah, namun protein yang cukup.  Jangan sahur terlalu pagi, sebaiknya sahur ketika mendekati waktu imsak, namun juga jangan terlalu mepet agar tidak terburu-buru.  Ingat juga, setelah sahur usahakan jangan kembali tidur.  Tidur setelah sahur membuat tubuhmu tidak mendapat kesempatan untuk membakar kalori.

Yang kedua, jangan pernah tinggalkan air putih.  Meskipun puasa, kebutuhan 8 gelas air per hari harus tetap terpenuhi untuk menyempurnakan proses detox dalam tubuh.   Saat buka puasa, jangan langsung minum air es apalagi soda, karena bisa meningkatkan asam lambung.  Minumlah dengan yang hangat terlebih dahulu agar lambung tidak kaget.

Yang ketiga, kurangi makan-makanan manis.  Rasulullah memang menganjurkan kita untuk berbuka dengan yang manis terlebih dahulu untuk memberikan asupan gula atau glukosa dalam tubuh kita.  Namun, jika ingin diet, sebaiknya kita tidak mengkonsumsi makanan manis berlebihan.  Cukup satu menu manis saja setiap harinya.  Misal, hari pertama kurma, hari kedua kolak pisang, dan seterusnya. Mengapa demikian?  Karena ketika kadar gula menurun, maka fungsi gula untuk memberi asupan pada sel darah merah dan otak akan digantikan dengan satu blok lemak yang disebut gliserol.  Dengan demikian, lemak terbakar dan berat badan bisa menurun.

Yang keempat adalah jangan bermalas-malasan saat bulan Ramadan.  Olahraga harus  tetap dilakukan karena hal ini merupakan salah satu cara diet di bulan Ramadan yang paling ampuh.  Saat perut kosong, tubuh akan lebih cepat membakar lemak.  Makanya, dianjurkan, saat sore hari sebelum berbuka puasa, kita menyempatkan diri untuk olahraga ringan seperti jogging atau sekedar jalan-jalan.  Ingat, hindari berolahrga pada siang hari karena justru akan membuat badanmu lemas dan batal berpuasa.

Yang kelima adalah perbanyak makan sayur dan buah-buahan yang kaya akan serat.  Hal ini untuk mengindarkan tubuh dari dehidrasi dan membuat perut tetap kenyang.  Selain itu, serat  juga aka memperlanjar buang air besar (BAB) sehingga Anda tidak perlu khawatir mengalami sebah terutama saat tiba hari Idul Fitri.

Demikian 5 tips diet di bulan Ramadan yang bisa kami sampaikan, semoga bermanfaat!

Follow Untuk Berita Up to Date