Diduga Rem Blong, Truk Muatan Tetes Tabrak Dua Mobil

Kediri, koranmemo.com- Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Brigjen Pol Imam Bachri Kecamatan Pesantren Kota Kediri, Rabu (12/7) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Kecelakaan yang melibatkan satu truk dan 2 mobil itu diduga terjadi lantaran truk nopol AG 9919 GD yang dikemudikan Budut Subarkah (50) warga Desa Duwet Kecamatan Wates Kabupaten Kediri mengalami rem blong.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan parah lantaran bangkai mobil berada di tengah jalan. Selain itu, akibat kecelakaan tersebut, muatan tetes yang hendak dibongkar di daerah Kecamatan Wates bocor hingga tercecer di jalan.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan yang terjadi bermula saat ketiga mobil tersebut melaju dari arah timur. Ketika berhenti di lampu merah setempat, tiba-tiba truk gandeng yang memuat tetes mengalami rem blong sehingga kecelakaan tak dapat dihindari.

“Tiba-tiba rem blong. Saya bingung mau banting ke kanan ada kendaraan yang lewat dari arah berlawanan. Untuk mengantisipasi terjadinya korban jiwa, terpaksa truk menghantam dua mobil di depan,” ujar Budut pasrah.

Dia menambahkan, padahal beberapa waktu sebelumnya, truk yang mengangkut tetes dari pabrik gula yang berada di Kabupaten Mojokerto sudah diservis. Budut merasa kaget, ketika melintas di sekitar wilayah Kecamatan Pesantren dan tiba-tiba rem mengalami blong. “Tadi banyak juga warga yang melihat. Truk melaju tak terkendali hingga akhirnya menabrak dua mobil,”jelasnya.

Akibat kejadian itu, muatan tetes di truk tersebut mengalami bocor hingga menyebabkan muatan tetes tercecer di pinggir jalan. Pengamatan di lokasi, petugas dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Kediri masih mengatur lalu lintas dan melakukan pendataan. “Saya pasrah. Tak ada juga orang yang mau kena musibah. Namun mau bagaimana lagi, ini sudah terjadi,” ujarnya pasrah.

Reporter: Angga Prasetya
Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.