Diduga ‘Makan’ Dana Desa, Oknum Kades Dilaporkan ke Kejaksaan

Nganjuk, koranmemo.com – Usai menjebloskan Har, salah satu kepala desa di wilayah Kecamatan Loceret ke Rutan Klas II B Nganjuk, kini Kejaksaan Negeri Nganjuk harus kembali membuktikan laporan warga salah satu desa di Kecamatan Prambon, yang melaporkan kepala desanya karena diduga telah korupsi

Siang tadi, Senin (31/12/2018), beberapa warga mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Nganjuk untuk melaporkan Yan, kepala desanya lantaran diduga menyelewengkan dana desa (DD) tahun anggaran 2017 dan 2018. Mereka membawa berkas tentang penggunana DD tersebut.

Mursam (55) salah satu warga (pelapor) mengatakan, dugaan penyelewengan yang dilakukan Yan sang kepala desa yang paling menyolok adalah penggunaan DD untuk pavingisasi di salah satu dusun.

“Dalam laporan keuangannya, pavingisasi itu menghabiskan dana Rp 952 juta. Namun dalam praktiknya pavingisasi di tiga titk tersebut diduga telah di-mark-up. Padahal jika ditafsir hanya habis sekitar Rp 120 juta,” bebernya.

Selain dugaan proyek fisik, lanjut Mursam, ada juga dugaan penyelewengan berupa kegiatan fiktif proyek insfrastruktur lain yang juga menggunakan anggaran DD. “Semua data dan bukti awal telah kami serahkan pihak kejaksaan. Kami berharap pihak kejaksaan segera menurunkan timnya ke desa kami untuk melakukan penyelidikan,” harapnya.

Sementara itu, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Nganjuk, Dicky Andi Firmansyah, SH membenarkan pihaknya telah menerima berkas laporan tersebut. Saat ini pihaknya masih mempelajari kasusnya. “Masih kita pelajari,” katanya singkat.

Reporter : Muji Hartono

Follow Untuk Berita Up to Date