Diduga Lakukan Tindak Asusila, Pasangan Muda – mudi  Penghuni Kos Diamankan

Kediri, koranmemo.comPetugas Satpol PP Kota Kediri, melakukan razia yustisi di Kecamatan Kediri Kota dan Kecamatan Pesantren dengan menyasar rumah kos yang diindikasi sebagai tempat tindak asusila. Petugas mengamankan sepasang muda – mudi ini, lantaran sedang berada di dalam kamar kos dengan kondisi pintu yang tertutup, Kamis (10/1).

Diketahui berinisial BI (21) laki – laki asal Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri dan CYS (23) perempuan asal Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang.

Kabid Trantibumas Satpol PP Kota Kediri, Nur Khamid menjelaskan, petugas segera menyasar tempat kos di Kelurahan Semampir Kota Kediri. Setelah tiba di lokasi, petugas mendapati satu pasangan bukan suami istri yang berada berada di dalam kamar kos dengan pintu tertutup. “Keduanya tidak bisa menunjukkan kartu identitas sehingga membawa pasangan tersebut ke kantor Satpol PP Kota Kediri,” jelasnya, saat ditemui Koran Memo.

Selanjutnya, petugas menyasar tempat kos di Gang 4 Kelurahan Semampir. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, petugas tidak menemukan pelanggaran penghuni kos. “Identitas penghuni kos lengkap, tidak ada pelanggaran. Misalnya berduaan di dalam kos tanpa hubungan status yang jelas. Dari pemilik kos, izin usaha juga lengkap,” ujar Nur Khamid.

Petugas kembali menyasar tempat kos di Lingkungan Ngadisimo Kelurahan Ngadirejo, dan memeriksa 2 kamar kos. Salah satu kamar, dihuni oleh pasangan muda – mudi. Saat dilakukan pemeriksaan identitas dan mendatangkan pemilik serta ketua RT setempat, pasangan tersebut adalah pasangan suami istri. “Surat nikahnya jelas, makanya tadi didampingi ketua RT. Supaya tidak ada kesalahpahaman akan razia yang dilakukan oleh petugas,” imbuhnya.

Terakhir, petugas menyasar tempat kos yang berada di Gang 2 Kelurahan Banjaran. Beberapa kamar yang dicurigai menjadi tempat tindak asusila, ternyata petugas tidak menemukan pelanggaran baik dari penghuni maupun pemilik kos.

 “Razia ini kami lakukan untuk mengantisipasi penyalahgunaan tempat kos. Terkadang mereka memanfaatkan sebagai tempat asusila, bahkan ada indikasi tempat kos yang disewakan dengan tarif per jam,” kata Nur Khamid.

Sedangkan pasangan yang terjaring razia, dilakukan pendataan dan pembinaan. Selain itu, petugas juga memanggil pihak keluarga sehingga pasangan tersebut mendapat pembinaan lebih lanjut. Perhatian serta pengawasan orang tua menjadi faktor terpenting untuk meminimalisir kenakalan remaja. “Kami juga memberikan penjelasan kepada pihak keluarga, kalau bisa kan pihak orang tua yang datang sehingga informasi dan himbauan yang kami berikan benar – benar tersampaikan dengan baik,” tandasnya.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu
Editor : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date